Minggu, 29 Juli 2012

Perhaps You

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 13.44 0 komentar
 

Tak tahukah kau seperih apa perasaan hati yang tak berbalas? Menanti sesuatu yang tak kunjung datang?

Hari berganti hari, tapi arah hatiku tak pernah berubah—selalu tertuju padamu. Aku tak pernah jenuh menunggu... menunggu untuk kau cintai. Tapi kau hanya menganggapku lalu. Seperti tak kasat mata aku di matamu.

Terkadang lelah menyuruhku menyerah, memintaku berhenti melakukan perbuatan sia-sia dan mulai mencari cinta baru. Tapi bagaimana mungkin aku sanggup melakukannya, kalau semua tentangmu mengikuti seperti bayangan menempel di bawah kakiku? Dan bagaimana pula caranya membakar habis semua rindu yang bertahun-tahun mengendap di hatiku?

Aku berharap mendapatkan jawaban darimu. Tapi kau tetap membisu, membuatku lebih lama menunggu.

Jumat, 20 Juli 2012

yakin

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 21.53 0 komentar

entah kenapa, aku punya feeling aneh. suatu feeling yang...... kuat. udah lama bgt aku ngerasain ini. udh sekitar dua bulanan yg lalu. entah kenapa aku yakinnya kalau aku menunggu orang yg benar, dia memiliki perasaan yg sama denganku. hanya saja ia menahan perasaannya untukku. perjuangan ini bukan berarti aku menunggu dia untuk melirikku, penantian ini adalah.... penantianku sembari menunggu ia memantapkan hatinya. terlalu percaya diri, bukan? biarlah... biarlah sesekali aku mempercayai hati kecilku. biarlah aku menurutinya. bismillah semoga saja semuanya akan indah pada waktunya :))

Published with Blogger-droid v2.0.6

Selasa, 17 Juli 2012

untitled

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 15.22 0 komentar

"kamu jangan terlalu jagain dia yuk. menurutku dia itu nggak bisa dijagain soalnya dia cuek. menurutku dia juga kalo suka sama cewek pasti bakalan nyari cara buat deketin cewek itu. ya mulai sering ngelihatinlah, senyuminlah, akhirnya jg pdkt. sedangkan kamu selama ini cuma sebatas eyes-to-eyes sm dia. jangan terlalu berharap yuk. kasian dikamunya.."

Published with Blogger-droid v2.0.6

Senin, 16 Juli 2012

awal kelas 12.

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 20.26 3 komentar
kelas 12, tingkatan pusaka dan keramat terakhir untuk semua umat pelajar di Indonesia dalam mengenakan seragam. siapa yang nggak seneng naik kelas 12? semua orang senang karana mereka sudah bisa menempuh tingkat teratas dalam kehidupan berseragam. semuanya senang, akupun begitu. tapi hanya sedikit, sangat sedikit. aku nggak merasakan euforia hari-hari terakhir bersama teman-teman sebelum kelulusan. bukan tidak, semoga saja belum.
oiya, sekedar intermeso. aku menulis ini sambil makan lho. tuh makananku masih utuh disebelah, tadi diambilin sama papaku. papa perhatian bgt ya sama aku? tapi sayangnya aku lg nggk mood makan. kenapa? karena aku habis melewatkan hari yg berat, jadi begini.....

awal kelas 12 nih buat aku :) harusnya menjadi hari yang menyenangkan karena ini hari dimana aku akan menghabiskan perjuanganku buat belajar di SMA. tapi entah kenapa atmosfer badmood udah menyelimuti aku dihari pertama masuk sekolah ini. aku lelah, aku jenuh, dan yang jelas *frontal aja nih ya* aku blm merasa nyaman sama kelasku sekarang. aku merasa bener-bener nggak punya temen (baca: temen yang tulus, bukan temen yang munafik. main satu sama lain hanya untuk 'mencari aman' aja). aku buan tipe orang yang bisa memakai topeng. aku nggak bisa berakting seolah-olah itu bukan aku. seolah-olah semuanya aku tutupi. something like, misalnya kita sok deket sama temen padahal kita tau kita nggak nyaman sama temen itu tapi daripada kita nggak punya temen, makanya kita temenan aja deh sama orang itu. NO! aku bukan orang yang bisa kayak gitu. aku merasa nyaman banget ketika aku bisa berteman sama orang yang bisa tulus banget berteman sama aku dan mau menerima kekuranganku juga kelebihanku (makasih bgt buat: gita, tika, tannya, septarin, dan nisa. makasih buat semuanya... makasih udah bikin aku merasakan indahnya masa putih abu-abu :") ouuuuch, please don't drop, my tears...)
aku sayang banget sama mereka berlima.... sayang banget. merekalah tempatku berkeluh kesah, mereka yang selalu mendengarkan ceritaku dengan segala bumbu humor dan juga mereka tempatku belajar banyak hal mulai dari belajar hemat, menghargai satu sama lain, saling berkorban, rasa percaya, dan masih banyak lagi...
tapi kenapa....... kenapa yaAllah? kenapa harus aku seorang diri yang tercecer dikelasku sekarang? aku bingung. aku buta. bersama mereka, aku lupa caranya menjadi munafik. aku lupa caranya memakai topeng. aku lupa caranya bersikap menjadi seorang 'budak'. karena selama ini, mereka membiarkanku bebas berekspresi, mereka membuka diriku yang sebenarnya, mereka membuatku benar-benar nyaman.
hai kalian berlima, mungkin kalo alian membaca ini agak sedikit lebay ya? hehe. tapi jangan salah, aku sambil nangis loh ngetiknya :' mungkin kalian nggak menyadari betapa hebatnya pengaruh kalian ke aku. tapi beneran, ini yang aku rasain. sebagian dari diriku sekarang adalah pengaruh dari kalian.
sama gita, aku belajar buat mensyukuri hidup. sama tika aku belajar buat tidak banyak mengeluh. sama tannya aku belajar buat menghargai uang. sama septarin aku belajar buat lebih berbakti sama orangtua. dan sama nisa aku belajar untuk lebih giat beribadah.
jadi............. walaupun nggak ada yang sekelas sama aku, jangan ditinggalin yah akunya. ajak-ajakin ngobrol pas istirahat, jajan bareng, kalo istirahat kedua mau pada sholat aku diajak ya hehe.
aku boleh nggak nyaman sama kelasku. tapi aku yakin, ini adalah naskah hidup terindah yang udah dikasih Allah ke aku. dan demi orangtuaku, aku nggak akan mengecewakan mereka! mereka nggak perlu tau bagaimana kondisiku yg begitu tertekan dikelas baruku ini. yang perlu mereka tau adalah, mereka mempunyai putri yang kuat dan berprestasi :)
dan bersama kalian, teman-teman aku janji aku nggak akan merasa kesepian. aku sayang kalian.. *hug*

Sabtu, 14 Juli 2012

kagol

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 17.23 1 komentar

pernah merasakan kagol? ya semacam menunggu lama tapi ternyata apa yg ditunggu itu semu. gak bisa kita dapet. well, intinya saya kagol. sekian.

Published with Blogger-droid v2.0.6

Selasa, 03 Juli 2012

Minuman Favorit

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 10.02 0 komentar
Lagi tergila-gila sama minuman ini nih :3
nggak tau juga sih kenapa bisa fanatik gitu sama teh susu, kalo kata mamaku sih nggak enak dan bikin enek. tapi kalo buat aku enak-enakaja tuh :9
recommend nih, cobain deh! hihi.

Senin, 02 Juli 2012

If we belived...

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 19.16 0 komentar
boros. itu adalah salah satu sifatku yang dulu sangat melekat di aku. aku suka beli barang-barang yang aku anggap bagus, tanpa memikirkan sebenarnya aku perlu nggak sih beli barang itu. semacam...... nggak bisa membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. dulu waktu aku masih SMP dan masih labil, aku suka banget beli barang yang (setelah dipikir-pikir) nggak guna-guna banget buat aku.

beda dulu, beda sekarang. aku SMA ini udah mulai mikir buat nggak 'berfoya-foya' dengan uang dan nggak meminta uang sama orangtua selama kebutuhan tsb bukan kebutuhan sekolah (SPP, buku tulis, LKS/diktat, dll). aku memaksakan diri untuk memilah mana kebutuhanku dan mana keinginanku, dan nyatanya aku berhasil kok.. aku bisa hemat sekarang. aku bisa menahan keinginanku dan mengalokasikan dana keinginanku untuk kebutuhanku. dan sekarang aku rajin nabung juga lho, investasi masa depan juga hehe.

gini, aku mau nyeritain sesuatu sama kalian, beberapa cerita. based on my true story yang terjadinya juga belum lama ini. ini juga nggak jauh dari masalah yang aku ceritain diatas. yuk, check this out :)

sudah sejak sebelum UKK, orangtuaku mengajak diskusi mau kemana waktu liburan kenaikan kelas ini. aku dan bimar (adekku) memutuskan buat nggak liburan, kenapa? selain karena kita tahu orangtua lagi 'merogoh kocek' buat daftarin bimbel aku sama adekku yang barengan naik kelas 9 dan 12, kita juga mau prihatin. daripada uangnya buat jalan-jalan foya-foya, mending uangnya ditabung kan buat tambah-tambah biaya masuk sekolah? (padahal dari hati yg terdalam, aku sama bimar pengen bgt ke Bandung, main di Trans Studio. pengennya udah lama bgt pula) orangtuaku awalnya nggak setuju, terutama mamaku. karena mereka nggak mau mencampurkan masalah sekolah dengan liburan. alhasil, terjadilah sedikit konflik waktu itu. tapi setelah didiskusikan lagi, akhirnya orangtuaku setuju buat nggak liburan.
tapi entah gimana ceritanya (aku inget banget) itu setelah aku UKK TIK dan Bahasa Jawa, sorenya habis maghrib aku sama bimar dipanggil sebentar sm orangtuaku. aku sama bimar yang posisi lagi ujian, takut juga kalo diceramahin. tapi, ternyata enggk loh! papa cerita, barusan beliau dikirimin undangan sama Tante Tety (tanteku yang rumahnya di Bandung) kalau anaknya yang kedua (Nabil) bakalan disunat waktu liburan kenaikan kelas ini. aku sama bimar cuma pandang-pandangan, nggak lama setelah itu mama cerita kalau Pimpinannya yang baru ini orangnya baik hati banget. mama di izinin buat ngambil cuti kerja seminggu (yang biasanya amit-amit susahnya kalo mau cuti). terus papa bilang, kalau liburan kenaikan besok kita bakalan ke Bandung karena harus dateng ke sunatannya Nabil soalnya waktu Sunatan Salman (anaknya tanteku yang pertama) yang bisa dateng cuma papa. aku sama bimar jelas seneng banget dong ya.. bahagia tiada tara!
 
 Trans Studio Bandung, we coming!!! :3

terus setelah itu, cerita yang kedua berhubungan sama cerita yang diatas.
siapa sih yang nggak semangat mau diajak liburan ke tempat yang diidamkan? akulah salah satunya! aku semangat banget buat bikin list apa aja yang bakalan aku beli disana (salah satu kebiasaan yang diajarkan oleh temanku, Tika. biar kita nggak boros karena nggak punya Shopping list, hehe). terus nggak sengaja, aku kepikiran buat nyari MP3 Player mama yang udah lama banget nggak dipake. lumayan kan buat ngirit baterai waktu diperjalanan ke Bandung? hehe. setalah aku tanya mama, ternyata MP3nya masih ada tapi udah rusak, suaranya nggak bisa keluar dengan jernih (semacam mendengung gitu). kecewa sih iya banget ya, aku berpikir buat........... beli MP3 Player baru pake uang tabunganku! iya, aku awalnya udah bertekad buat itu, beli MP3 Player baru yang khusus buat aku dan yang jelas warnanya harus pink! hehe :B
tapi setelah aku buka buku tabunganku, rasa ragu tiba-tiba dateng dan bikin aku berpikir panjang. buat apa sih MP3 Player itu? kan cuma dipakai di saat tertentu kan? dan aku akan membuang uang ditabunganku beberapa ratus ribu cuma buat barang yang nggak begitu berguna buat aku? oke, hal ini sudah sering aku lakukan dan itu berguna banget. aku memberi sugesti pada diriku sendiri kalau uang beberapa ratus ribu itu aku pakai buat beli barang-barang lain di Bandung nanti. lebih berguna bukan? yah akhirnya aku menutup buku tabunganku dan bertekad buat nggak membeli MP3 Player itu untuk waktu dekat ini.
hari minggu kemarin, tepat diawal bulan Juli. mamaku seperti biasa, asik bertelpon dengan sepupu dan budheku yang ada di Bekasi. aku yang duduk disebelah mama, lagi asik minum morning coffee dan mainan hape. nggak berapa lama kemudian, Mba Wiwik (sepupuku yang udah berkeluarga) minta mama buat ngomong sama aku. aku heran deh, tumben banget Mba Wiwik ngajakin telpon. setelah cukup lama basa-basi akhirnya Mba Wiwik bilang "Dek, dikantornya Mba Wiwik kan lagi ada promo MP3 Player tuh, beli 3 dikasih harga 2. Nah, mumpung awal bulan nih dek, Mba Wiwik habis gajian akhirnya mba beliin 3 deh tuh MP3 Playernya. satu buat Dek Ayu, satunya buat Dek Bimar, satunya lagi buat Dek Astri (anaknya Mba Wiwik) warnanya macem-macem loh! tapi kata Dek Astri, kamu suka pink ya? jadi mba beliin deh yang warna pink. terus buat bimar mba beliin warna biru. kan tadi mba habis janjian tuh sama mamamu kalo besok mau liburan di Trans Studio barengan. Mba Wik langsung dari Bekasi nanti sm Dek Astri. Besok Mba bawain MP3 Playernya ya, jadi bisa dipake pas balik ke Jogja...."


 

Guess What? aku cuma melongo denger Mba Wiwik nyerocos kayak kereta api yang remnya blong itu. aku berkali-kali bgt bilang makasih sama Mba Wiwik. aku bingung banget mau ngomong apa. habis itu, sorenya aku cerita ke papa sama mama tentang kejadian diatas. papa sama mama cuma senyum dan cuma sedikit berkomentar "Itu yang namanya Rezeki, Mba Ayu. nggak akan kemana. sama kayak Jodoh."

Well, aku seperti biasa diakhir cerita aku akan ngasih sesuatu yang bisa dipetik dari ceritaku ini.
Seperti kata orangtuaku, yang namanya Rezeki itu nggak akan kemana karena sudah diatur sama Allah. aku yakin, Allah punya rencana besar buat kita entah itu cepat atau lambat. tinggal bagaimana kita menanggapinya dengan berdo'a dan berusaha. see? memilah mana kebutuhan dan mana keinginan itu nggak selamanya buruk. jika memang keinginan kita itu adalah rezeki kita, pasti akan dikasih kok sama Allah. jadi, jika kita percaya pada Allah hidup kita akan indah. percaya apa? percaya kalau Allah punya banyak rencana baik buat kita dan biarkan waktu yang akan menjawabnya :)

Minggu, 29 Juli 2012

Perhaps You

 

Tak tahukah kau seperih apa perasaan hati yang tak berbalas? Menanti sesuatu yang tak kunjung datang?

Hari berganti hari, tapi arah hatiku tak pernah berubah—selalu tertuju padamu. Aku tak pernah jenuh menunggu... menunggu untuk kau cintai. Tapi kau hanya menganggapku lalu. Seperti tak kasat mata aku di matamu.

Terkadang lelah menyuruhku menyerah, memintaku berhenti melakukan perbuatan sia-sia dan mulai mencari cinta baru. Tapi bagaimana mungkin aku sanggup melakukannya, kalau semua tentangmu mengikuti seperti bayangan menempel di bawah kakiku? Dan bagaimana pula caranya membakar habis semua rindu yang bertahun-tahun mengendap di hatiku?

Aku berharap mendapatkan jawaban darimu. Tapi kau tetap membisu, membuatku lebih lama menunggu.

Jumat, 20 Juli 2012

yakin

entah kenapa, aku punya feeling aneh. suatu feeling yang...... kuat. udah lama bgt aku ngerasain ini. udh sekitar dua bulanan yg lalu. entah kenapa aku yakinnya kalau aku menunggu orang yg benar, dia memiliki perasaan yg sama denganku. hanya saja ia menahan perasaannya untukku. perjuangan ini bukan berarti aku menunggu dia untuk melirikku, penantian ini adalah.... penantianku sembari menunggu ia memantapkan hatinya. terlalu percaya diri, bukan? biarlah... biarlah sesekali aku mempercayai hati kecilku. biarlah aku menurutinya. bismillah semoga saja semuanya akan indah pada waktunya :))

Published with Blogger-droid v2.0.6

Selasa, 17 Juli 2012

untitled

"kamu jangan terlalu jagain dia yuk. menurutku dia itu nggak bisa dijagain soalnya dia cuek. menurutku dia juga kalo suka sama cewek pasti bakalan nyari cara buat deketin cewek itu. ya mulai sering ngelihatinlah, senyuminlah, akhirnya jg pdkt. sedangkan kamu selama ini cuma sebatas eyes-to-eyes sm dia. jangan terlalu berharap yuk. kasian dikamunya.."

Published with Blogger-droid v2.0.6

Senin, 16 Juli 2012

awal kelas 12.

kelas 12, tingkatan pusaka dan keramat terakhir untuk semua umat pelajar di Indonesia dalam mengenakan seragam. siapa yang nggak seneng naik kelas 12? semua orang senang karana mereka sudah bisa menempuh tingkat teratas dalam kehidupan berseragam. semuanya senang, akupun begitu. tapi hanya sedikit, sangat sedikit. aku nggak merasakan euforia hari-hari terakhir bersama teman-teman sebelum kelulusan. bukan tidak, semoga saja belum.
oiya, sekedar intermeso. aku menulis ini sambil makan lho. tuh makananku masih utuh disebelah, tadi diambilin sama papaku. papa perhatian bgt ya sama aku? tapi sayangnya aku lg nggk mood makan. kenapa? karena aku habis melewatkan hari yg berat, jadi begini.....

awal kelas 12 nih buat aku :) harusnya menjadi hari yang menyenangkan karena ini hari dimana aku akan menghabiskan perjuanganku buat belajar di SMA. tapi entah kenapa atmosfer badmood udah menyelimuti aku dihari pertama masuk sekolah ini. aku lelah, aku jenuh, dan yang jelas *frontal aja nih ya* aku blm merasa nyaman sama kelasku sekarang. aku merasa bener-bener nggak punya temen (baca: temen yang tulus, bukan temen yang munafik. main satu sama lain hanya untuk 'mencari aman' aja). aku buan tipe orang yang bisa memakai topeng. aku nggak bisa berakting seolah-olah itu bukan aku. seolah-olah semuanya aku tutupi. something like, misalnya kita sok deket sama temen padahal kita tau kita nggak nyaman sama temen itu tapi daripada kita nggak punya temen, makanya kita temenan aja deh sama orang itu. NO! aku bukan orang yang bisa kayak gitu. aku merasa nyaman banget ketika aku bisa berteman sama orang yang bisa tulus banget berteman sama aku dan mau menerima kekuranganku juga kelebihanku (makasih bgt buat: gita, tika, tannya, septarin, dan nisa. makasih buat semuanya... makasih udah bikin aku merasakan indahnya masa putih abu-abu :") ouuuuch, please don't drop, my tears...)
aku sayang banget sama mereka berlima.... sayang banget. merekalah tempatku berkeluh kesah, mereka yang selalu mendengarkan ceritaku dengan segala bumbu humor dan juga mereka tempatku belajar banyak hal mulai dari belajar hemat, menghargai satu sama lain, saling berkorban, rasa percaya, dan masih banyak lagi...
tapi kenapa....... kenapa yaAllah? kenapa harus aku seorang diri yang tercecer dikelasku sekarang? aku bingung. aku buta. bersama mereka, aku lupa caranya menjadi munafik. aku lupa caranya memakai topeng. aku lupa caranya bersikap menjadi seorang 'budak'. karena selama ini, mereka membiarkanku bebas berekspresi, mereka membuka diriku yang sebenarnya, mereka membuatku benar-benar nyaman.
hai kalian berlima, mungkin kalo alian membaca ini agak sedikit lebay ya? hehe. tapi jangan salah, aku sambil nangis loh ngetiknya :' mungkin kalian nggak menyadari betapa hebatnya pengaruh kalian ke aku. tapi beneran, ini yang aku rasain. sebagian dari diriku sekarang adalah pengaruh dari kalian.
sama gita, aku belajar buat mensyukuri hidup. sama tika aku belajar buat tidak banyak mengeluh. sama tannya aku belajar buat menghargai uang. sama septarin aku belajar buat lebih berbakti sama orangtua. dan sama nisa aku belajar untuk lebih giat beribadah.
jadi............. walaupun nggak ada yang sekelas sama aku, jangan ditinggalin yah akunya. ajak-ajakin ngobrol pas istirahat, jajan bareng, kalo istirahat kedua mau pada sholat aku diajak ya hehe.
aku boleh nggak nyaman sama kelasku. tapi aku yakin, ini adalah naskah hidup terindah yang udah dikasih Allah ke aku. dan demi orangtuaku, aku nggak akan mengecewakan mereka! mereka nggak perlu tau bagaimana kondisiku yg begitu tertekan dikelas baruku ini. yang perlu mereka tau adalah, mereka mempunyai putri yang kuat dan berprestasi :)
dan bersama kalian, teman-teman aku janji aku nggak akan merasa kesepian. aku sayang kalian.. *hug*

Sabtu, 14 Juli 2012

kagol

pernah merasakan kagol? ya semacam menunggu lama tapi ternyata apa yg ditunggu itu semu. gak bisa kita dapet. well, intinya saya kagol. sekian.

Published with Blogger-droid v2.0.6

Selasa, 03 Juli 2012

Minuman Favorit

Lagi tergila-gila sama minuman ini nih :3
nggak tau juga sih kenapa bisa fanatik gitu sama teh susu, kalo kata mamaku sih nggak enak dan bikin enek. tapi kalo buat aku enak-enakaja tuh :9
recommend nih, cobain deh! hihi.

Senin, 02 Juli 2012

If we belived...

boros. itu adalah salah satu sifatku yang dulu sangat melekat di aku. aku suka beli barang-barang yang aku anggap bagus, tanpa memikirkan sebenarnya aku perlu nggak sih beli barang itu. semacam...... nggak bisa membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. dulu waktu aku masih SMP dan masih labil, aku suka banget beli barang yang (setelah dipikir-pikir) nggak guna-guna banget buat aku.

beda dulu, beda sekarang. aku SMA ini udah mulai mikir buat nggak 'berfoya-foya' dengan uang dan nggak meminta uang sama orangtua selama kebutuhan tsb bukan kebutuhan sekolah (SPP, buku tulis, LKS/diktat, dll). aku memaksakan diri untuk memilah mana kebutuhanku dan mana keinginanku, dan nyatanya aku berhasil kok.. aku bisa hemat sekarang. aku bisa menahan keinginanku dan mengalokasikan dana keinginanku untuk kebutuhanku. dan sekarang aku rajin nabung juga lho, investasi masa depan juga hehe.

gini, aku mau nyeritain sesuatu sama kalian, beberapa cerita. based on my true story yang terjadinya juga belum lama ini. ini juga nggak jauh dari masalah yang aku ceritain diatas. yuk, check this out :)

sudah sejak sebelum UKK, orangtuaku mengajak diskusi mau kemana waktu liburan kenaikan kelas ini. aku dan bimar (adekku) memutuskan buat nggak liburan, kenapa? selain karena kita tahu orangtua lagi 'merogoh kocek' buat daftarin bimbel aku sama adekku yang barengan naik kelas 9 dan 12, kita juga mau prihatin. daripada uangnya buat jalan-jalan foya-foya, mending uangnya ditabung kan buat tambah-tambah biaya masuk sekolah? (padahal dari hati yg terdalam, aku sama bimar pengen bgt ke Bandung, main di Trans Studio. pengennya udah lama bgt pula) orangtuaku awalnya nggak setuju, terutama mamaku. karena mereka nggak mau mencampurkan masalah sekolah dengan liburan. alhasil, terjadilah sedikit konflik waktu itu. tapi setelah didiskusikan lagi, akhirnya orangtuaku setuju buat nggak liburan.
tapi entah gimana ceritanya (aku inget banget) itu setelah aku UKK TIK dan Bahasa Jawa, sorenya habis maghrib aku sama bimar dipanggil sebentar sm orangtuaku. aku sama bimar yang posisi lagi ujian, takut juga kalo diceramahin. tapi, ternyata enggk loh! papa cerita, barusan beliau dikirimin undangan sama Tante Tety (tanteku yang rumahnya di Bandung) kalau anaknya yang kedua (Nabil) bakalan disunat waktu liburan kenaikan kelas ini. aku sama bimar cuma pandang-pandangan, nggak lama setelah itu mama cerita kalau Pimpinannya yang baru ini orangnya baik hati banget. mama di izinin buat ngambil cuti kerja seminggu (yang biasanya amit-amit susahnya kalo mau cuti). terus papa bilang, kalau liburan kenaikan besok kita bakalan ke Bandung karena harus dateng ke sunatannya Nabil soalnya waktu Sunatan Salman (anaknya tanteku yang pertama) yang bisa dateng cuma papa. aku sama bimar jelas seneng banget dong ya.. bahagia tiada tara!
 
 Trans Studio Bandung, we coming!!! :3

terus setelah itu, cerita yang kedua berhubungan sama cerita yang diatas.
siapa sih yang nggak semangat mau diajak liburan ke tempat yang diidamkan? akulah salah satunya! aku semangat banget buat bikin list apa aja yang bakalan aku beli disana (salah satu kebiasaan yang diajarkan oleh temanku, Tika. biar kita nggak boros karena nggak punya Shopping list, hehe). terus nggak sengaja, aku kepikiran buat nyari MP3 Player mama yang udah lama banget nggak dipake. lumayan kan buat ngirit baterai waktu diperjalanan ke Bandung? hehe. setalah aku tanya mama, ternyata MP3nya masih ada tapi udah rusak, suaranya nggak bisa keluar dengan jernih (semacam mendengung gitu). kecewa sih iya banget ya, aku berpikir buat........... beli MP3 Player baru pake uang tabunganku! iya, aku awalnya udah bertekad buat itu, beli MP3 Player baru yang khusus buat aku dan yang jelas warnanya harus pink! hehe :B
tapi setelah aku buka buku tabunganku, rasa ragu tiba-tiba dateng dan bikin aku berpikir panjang. buat apa sih MP3 Player itu? kan cuma dipakai di saat tertentu kan? dan aku akan membuang uang ditabunganku beberapa ratus ribu cuma buat barang yang nggak begitu berguna buat aku? oke, hal ini sudah sering aku lakukan dan itu berguna banget. aku memberi sugesti pada diriku sendiri kalau uang beberapa ratus ribu itu aku pakai buat beli barang-barang lain di Bandung nanti. lebih berguna bukan? yah akhirnya aku menutup buku tabunganku dan bertekad buat nggak membeli MP3 Player itu untuk waktu dekat ini.
hari minggu kemarin, tepat diawal bulan Juli. mamaku seperti biasa, asik bertelpon dengan sepupu dan budheku yang ada di Bekasi. aku yang duduk disebelah mama, lagi asik minum morning coffee dan mainan hape. nggak berapa lama kemudian, Mba Wiwik (sepupuku yang udah berkeluarga) minta mama buat ngomong sama aku. aku heran deh, tumben banget Mba Wiwik ngajakin telpon. setelah cukup lama basa-basi akhirnya Mba Wiwik bilang "Dek, dikantornya Mba Wiwik kan lagi ada promo MP3 Player tuh, beli 3 dikasih harga 2. Nah, mumpung awal bulan nih dek, Mba Wiwik habis gajian akhirnya mba beliin 3 deh tuh MP3 Playernya. satu buat Dek Ayu, satunya buat Dek Bimar, satunya lagi buat Dek Astri (anaknya Mba Wiwik) warnanya macem-macem loh! tapi kata Dek Astri, kamu suka pink ya? jadi mba beliin deh yang warna pink. terus buat bimar mba beliin warna biru. kan tadi mba habis janjian tuh sama mamamu kalo besok mau liburan di Trans Studio barengan. Mba Wik langsung dari Bekasi nanti sm Dek Astri. Besok Mba bawain MP3 Playernya ya, jadi bisa dipake pas balik ke Jogja...."


 

Guess What? aku cuma melongo denger Mba Wiwik nyerocos kayak kereta api yang remnya blong itu. aku berkali-kali bgt bilang makasih sama Mba Wiwik. aku bingung banget mau ngomong apa. habis itu, sorenya aku cerita ke papa sama mama tentang kejadian diatas. papa sama mama cuma senyum dan cuma sedikit berkomentar "Itu yang namanya Rezeki, Mba Ayu. nggak akan kemana. sama kayak Jodoh."

Well, aku seperti biasa diakhir cerita aku akan ngasih sesuatu yang bisa dipetik dari ceritaku ini.
Seperti kata orangtuaku, yang namanya Rezeki itu nggak akan kemana karena sudah diatur sama Allah. aku yakin, Allah punya rencana besar buat kita entah itu cepat atau lambat. tinggal bagaimana kita menanggapinya dengan berdo'a dan berusaha. see? memilah mana kebutuhan dan mana keinginan itu nggak selamanya buruk. jika memang keinginan kita itu adalah rezeki kita, pasti akan dikasih kok sama Allah. jadi, jika kita percaya pada Allah hidup kita akan indah. percaya apa? percaya kalau Allah punya banyak rencana baik buat kita dan biarkan waktu yang akan menjawabnya :)
 

LOVEPUCCINO ♥ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea

Happy Cat Kaoani