Selasa, 18 Desember 2012

Dreams, You, Him and I #2

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 09.03 0 komentar

....

Lelaki tinggi itu tersenyum manis "Masih ingat denganku?"
"Devon!!" Teriakan Rania menggelegar, ia langsung menghambur dipelukan Devon.
"Apa kabar kamu?" Devon membalas pelukan Rania dengan mengelus rambut hitamnya
Rania melepaskan pelukannya. Hampir terharu dengan hal ini. "Baik, Von. Kenapa kau bisa berada disini?"
"Justru aku yang seharusnya tanya begitu.." Devon duduk di kursi yang tadi dipakai Rania
Rania mengangkat bahu "Ini kampusku. Memangnya salah aku datang kesini?"
"Benarkah?" Mata Devon cerah "Bagaimana bisa kita satu kampus begini?"

Jadilah Rania bercakap dengan Devon. Oh iya kalian belum tahu siapa Devon? Devon itu teman dekat Rania ketika masih duduk dibangku sekolah dasar. mereka memang sangat akrab sampai akhirnya Devon harus mengikuti orangtuanya pindah ke Kalimantan sehingga mereka sempat putus kontak. Thanks to Facebook. Sekolah dasar Rania memang termasuk sekolah yang mengikuti perkembangan jaman sehingga mereka bisa mengumpulkan berbagai alumnus dari segala penjuru Indonesia bahkan dunia. Dan disitulah, Rania dan Devon kembali dipertemukan.

***

"Yang benar saja? Dia satu kampus dengan kakak?" Teriak Geo masih tidak percaya.
"Beneran, Ge. Kakak enggak bercanda, buat apa juga kakak bohong?"
"Kayaknya, dia emang sengaja ngikutin kakak deh.."
Rania mengerutkan kening "Kok bisa gitu?"
Geo mengangkat pundak "Entah, rasa-rasa aja.."
Rania memang beruntung punya adik seperti Geovanni -tapi lebih sering ia panggil Geo- yang memiliki sifat cukup dewasa sehingga setiap masalah yang dimiliki Rania, dia bisa bercerita pada Geo dan meminta saran dari pandangan seorang lelaki.
"Karena, mana mungkin dia rela kuliah di Jogja dan jauh dari orangtuanya kalo dia aja nyaman di Kalimantan.." Geo menyeruput Sodanya "Mengerti maksud Geo, kak?"
Rania mengangguk "Tapi kakak rasa ini cuma... kebetulan. Ya, kebetulan!" Rania berdiri dari sofa dan mondar-mandir seperti seterika berjalan "Geo, coba kamu pikir. Jogja memang kota pelajar dan siapapun akan berbondong untuk kuliag disini. Masalah dia jauh dari orangtuanya, dia kan cowok. Memangnya tidak boleh belajar mandiri?"
Geo hanya memberikan senyum khasnya -yang baru disadari Rania ternyata sangat manis- "Kita tunggu saja cerita berikutnya, kak.."
".............."

***

Kampus sudah sepi pada jam pulang kantor seperti ini. Riko masih sibuk dengan ritualnya mengerjakan tugas diselasar kampus sembari mendengarkan lagu. Ya, lumayan untuk menjadi moodbooster, pikirnya. Entah sore ini terasa berbeda dari biasanya, pikirannya melayang jauh dan jauh dibawah angin.

"Maura, tolong jangan bersikap kekanak-kanakan seperti ini..." Riko memohon.
Air mata masih jatuh bergelinang di pipi Maura "Kenapa? Memangnya kenapa kalo aku seperti ini? Apa pedulimu, hah?"
"Maura, aku mohon dengarkan aku.." Riko sudah berusaha menggenggam tangan Maura, tapi gagal. Emosi memberi kekuatan pada Maura untuk melepas genggaman Riko.
"Pergi kau, Brengsek! Aku tak ingin melihat wajahmu!"
"Maura, dengarkan aku! Ini hanya salah paham.."
"Apa menurutmu dengan semua bukti ini hanya salah paham, hah?"
Maura menghamburkan semua foto-foto yang menyulut emosinya. Riko mengepal tangannya, berharap ia tidak akan lebih emosi dari ini. Hening.
Tangis Maura semakin menjadi. "Riko, dengarkan aku. Pernah kau merasakan betapa sakitnya seorang wanita yang menerima foto seperti itu? Pernah?"
"Maura, itu tidak..."
"Omong kosong!" Maura menjerit sejadinya "Kau memang brengsek, Riko. Jangan pernah temui aku barang sekalipun!" Maura mengambil tas dan beranjak dari tempat duduknya. "Oh iya satu lagi, mulai sekarang hubungan kita berakhir!" Maura segera berlari secepat mungkin.
"Maura! Maura!" Riko yang tidak berhasil mengejar Maura akhirnya melimpahkan emosinya dengan menonjok tembok rumahnya. Sekali, dua kali, berkali-kali hingga tangannya biru lebam disertai darah segar yang menetes sedikit demi sedikit. Pikirannya melayang, teringat akan seseorang.
"Rania... Maafkan aku.."

"Permisi.."
Suara itu menghamburkan lamunan Riko "Ya?"
"Boleh aku duduk disini? Sepertinya tidak ada orang lain di selasar, hehe."
Riko tersenyum "Kau mahasiswa baru? Duduklah.."
"Terimakasih. Mari berkenalan.."
Riko menjukurkan tangan "Riko, Fakultas Teknik Sipil.."
Lelaki itu membalas tersenyum "Devon, Fakultas Hubungan Internasional."
"Hai, salam kenal Devon." Riko menjabat tangan Devon dengan Ramah, seperti biasanya.
Akhirnya mereka berdua terjebak dalam obrolan pria yang dianggap Riko cukup menyenangkan. Mereka ternyata memiliki hobby yang sama pada bidang otomotif. Karena terlalu bersemangat bertukar info, Riko tidak sengaja menjatuhkan notes kampusnya. Diluar dugaan, ia masih menyimpan foto Rania di notesnya itu. Apalah daya? Devon telah menangkap basah kejadian itu.
Devon mengambil foto Rania dan mengerutkan kening "Kau mengenal Rania?"

-To Be Continued-
-AF-


Minggu, 16 Desember 2012

Dreams, You, Him and I #1

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 10.44 0 komentar
"dan semuanya berakhir sampai disini. Mereka hidup bahagia dan mengucapkan janji setia. Live happily ever after."

Rania menghela nafas lega. Akhirnya, tulisannya yang kedelapan baru saja selesai, ia bahkan sudah tidak sabar mengirimkannya pada redaksi. Rania memang selalu sibuk dengan PC kesayangannya semenjak menjadi penulis di redaksi majalah kampus. Bidangnya? Jangan ditanya, tentu saja membuat fiksi. Memang hobi itu bukan hal baru bagi Rania.

Jam dinding kamar Rania menunjukkan pukul tiga dini hari. Setelah menghela nafas panjang, ia mencoba berbaring dikasur kesayangannya. Memang dia kekurangan tidur saat ini. Kelas pertama dimulai pukul tujuh. "Cukuplah aku berbaring sebentar.."

***

"Maaf, aku tidak bisa membawamu pergi.."
"Kenapa? Apa yang kau tunggu?"
"Waktu yang tepat. Tunggulah waktu yang tepat.."
"Kapan itu?"
Ia hanya tersenyum manis kepada Rania. "Pergilah Rania, aku akan menjagamu.."
"Tapi, aku hanya ingin bersamamu. Siapa kau?"
"Suatu saat kau akan tahu.."
"Tunggu... Hey! Tunggu.."

***

"Baiklah sekian rapat hari ini, kalian bisa kembali pulang." Pimpinan Redaksi majalah kampus menutup rapat rutin mingguan. Pengurus Redaksi mulai meninggalkan ruangan rapat, hingga tersisa ia dan Rosa. Setelah selesai dengan beberapa berkas yang sudah di tanda tangani, Rania segera bangkit dan berniat meninggalkan ruangan rapat.
"Rosa, kau ada kuliah?"
Rosa yang masih sibuk dengan laptopnya menengadah "Tidak.." Sejenak ia melirik jam tangan hijau yang melingkar manis dipergelangan tangannya "Aku kuliah jam dua.."
Rania mengangkat bahu "Kau berminat ke kafetaria?"
"Tentu saja jika..." Rosa memotong kalimatnya
"Kau dapatkan Hot Cappucino dariku.."

Dengan senyum penuh kemenangan, akhirnya Rania berhasil membawa Rosa ke kafetaria. Rosa tidak tahu saja apa yang akan Rania bicarakan padanya. Setelah memesan Hot Cappucino dan Soft Pure Milk, Rania dan Rosa duduk diujung kafetaria. Tempat favorit Rania, tentu saja.

"Rosa, bolehkah aku bertanya padamu?"
"Mau bertanya apa?"
Pesanan datang "Terimakasih.." ucap Rosa perlahan
"Tentang...."
"Apa? Kau dihantui mimpi itu lagi?"
"Aku sudah mengalaminya selama tiga hari berturut-turut, Ros."
"Rania dengarkan aku.." Rosa menatap Rania dengan penuh keseriusan "Aku sudah bilang kan padamu? aku memang bisa mengerti dan aku tahu apa maksud dari mimpimu."
"Lalu?"
"Tolong, jangan memotong atau aku akan berhenti."
Rania terdiam, memilih mengalah.
"Aku memang tidak tahu siapa orang dimimpimu itu. aku tidak tahu dengan jelas dimana ia bertemu denganmu.." Rosa menyeduh Cappucinonya "Tapi aku tahu, dia tak akan meyakitimu. dia hanya ingin membantumu.."
"Membantu dalam hal apa?"
"Entah..." Rosa memainkan sendok. "Aku tahu dia orang yang baik, kau tidak perlu khawatir."
Rania mengehla nafas "Ia benar-benar membuatku hampir mati penasaran."
"Bagaimana kabar Riko?" tanya Rosa mengalihkan pembicaraan
Rania mendelik kaget "Ada apa kau menanyakannya?"
"Aku dengar dia menjalin hubungan dengan adik tingkatnya. Mahasiswi Baru Fakultas Teknik.."
"Apa peduliku?" senyum sinis tersinggung dr bibir Rania.
"Kau tidak cemburu?" tatapan menyelidik Rosa mulai tampak
"Aku tidak peduli padanya.."
Emosi yang menyulut Rania membuatnya enggan untuk berada lama dengan Rosa, sahabatnya. Ia memang yang paling mengerti Rania tapi terkadang Rosa juga bisa sangat menyebalkan. Setelah mengangkat tas dan membawa beberapa literatur, Rania memilih pergi.
"Rosa, aku harus masuk kelas."
"Baiklah. Terimakasih untuk ini.."
"Tidak masalah."

Sembari membetulkan kacamatanya, Rania berjalan dengan rambut terhembus angin menuju kelas. Cantik sekali. Siapapun lelaki normal yang melihatnya pasti akan mengakui kecantikan dara sembilan belas tahun ini. Rania tahu, kelas masih akan dimulai lima belas menit lagi dan ia memutuskan untuk membaca buku literatur yang sudah ia pinjam dari perpustakaan. Membaca dapat menenangkan hati gundahnya.

"Rania?"
Rania menengadah dari bukunya dan terkaget melihat siapa yang ada didepan matanya.
"Kamu benar Rania Chantika?"
"Loh kamu...."

-To Be Continued-

-AF-


Minggu, 18 November 2012

pemikiran modern

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 08.28 0 komentar

menurut kalian, aku harus nanggepin gimana ketika orangtua-ku bilang "apa yang kamu gak bisa? usahakan biar kamu bisa! gak peduli gimana caranya, mau kamu nyontek, minta soal dari kelas lain. gimanapun yang penting nilaimu bagus!" kreeek </3
kalian gak akan tau gimana sakitnya ketika orangtua kalian ngomong kayak gtu sama kalian. apa artinya sebuah goresan diatas kertas? apakah menjamin bakalan bikin hidupku lebih baik kalo aku dapet nilai bagus? yakin gak tuh gelandangan pengamen yang ada dijalan sekarang dulu bukan bekas juara kelas disekolahnya?
aku kira pemikiran orangtuaku udah modern dengan perkembangan jaman. ternyata enggak, orangtuaku masih kolot. mengutamakan kuantitatif dibanding kualitatif. jauh tertinggal dengan pemikiran orangtua yang sudah modern yang meyakini bahwa masa depan gak butuh orang pinter, tapi butuh orang cerdas, aktif, komunikatif, dan kreatif.

Published with Blogger-droid v2.0.6

Minggu, 11 November 2012

Sunny & Luna - It's Me

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 12.18 0 komentar
hai bloggie. kali ini aku mau share lagu korea yang bagus nih buat kalian. lagu ini OST. To The Beautiful You yang paling aku suka, soalnya dalem banget. cukup baca saja english translation-nya untuk  tahu artinya :)


Sunny & Luna - It's Me


Romanized:

 Saranghae saranghae saranghae
Cheon beoneul marhaedo mojara
Keuriwo keuriwo keuriun
Sunkanmada deo keuriwo
 Bureugo bureugo bureumyeon
Jakkuman tteooreuneun eolkul
Barago barago baramyeon
Eonjenkan niga nae mam arajulkka
Ojing neobakke moreuneun geureon naya
Neomaneul saranghae jul saram baro naya
Neol mannan sesanginaegen
 Gijeok gateun ilira keureon geoya
Ojing neomaneul wonhaneun geureon naya
Neomaneul jikyeo jul saramdo baro naya
 Nigyeote neoman paraboneun
Keuge naya miryeonhan naya
 Ni eolkul keurida jamdeulmyeon
Kkumsogeseorado mannalkka
 wonhago wonhago wonhamyeon
Eonjenkan niga nae mam arajulkka
Ojing neobakke moreuneun geureon naya
Neomaneul saranghae jul saram baro naya
Neol mannan sesanginaegen
 Gijeok gateun ilira keureon geoya
Ojing neomaneul wonhaneun geureon naya
Neomaneul jikyeo jul saramdo baro naya
 Ni gyeote neoman paraboneun geuge naya
 Nae maeumi marhajanha
Neoppunirago marhajanha
 Neoreul neoman saranghaneun
Ireon naya ike naya
 Ojing negeman deullyeo jul sarangyaegi
Han sarammaneul saranghaetdan geureon yaegi
 Honjaman ganjikhae amudo moreuneun
Sarangi baro naya
Ojing neol wiihae bureuneun sarangnorae
Ojing naegeman teullineun geureon norae
Neul gyeote negeman deullyeo jul
Sarang norae bureuneun naya

English Translation:


I love you, I love you, I love you

Even if I say it a thousand times, it’s not enough

I miss you, I miss you – each moment that I miss you, I miss you more
I call you and call you and call you and your face keeps floating up
If I hope and hope and hope, will you know how I feel someday?

It’s me who only knows you – the person who will only love you is me
It’s because meeting you was like a miracle to me
It’s me who only wants you – the person who will only protect you is me
It’s me who is only looking at you by your side, a fool

I draw out your face – will I see you in my dreams when I’m asleep?
If I want you and want you and want you, will you know how I feel someday?

It’s me who only knows you – the person who will only love you is me
It’s because meeting you was like a miracle to me
It’s me who only wants you – the person who will only protect you is me
It’s me who is only looking at you by your side

My heart is speaking, it’s saying that it’s only you
I love you, I love you alone, that’s me
This love story is only for you to hear
A story about how I loved only one person
Keep it for yourself – this love that no one knows about, it’s me

I’m singing this love song only for you
A song that can be heard only by you
It’s me who will always sing you this love song for only you

Rabu, 31 Oktober 2012

don't judge people by them outfit.

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 23.09 0 komentar
kesan pertama memang sangat penting buat sebagian orang dimana kesan pertama adalah penilaian awal kita terhadap orang itu, terutama aku. aku punya ekspektasi tinggi menilai orang dari outfit mereka terlebih dahulu. dan nggak sedikit yang kadang aku 'judge' punya sifat yang nggak bagus. misalnya kayak cewek kesekolah terlalu modis, aku anggap dia gak peduli sekitar. dan sejauh ini prediksiku sering bener.
eh, tapi ternyata nggak juga lho! ada seseorang yang berhasil mematahkan teoriku ini.

awalnya aku cuma tahu aja siapa dia, dan aku tau juga reputasinya dia buruk. aku rasa, aku nggak perlu ya mengenal dia lebih dekat karena aku yakin semua yang ada didirinya itu buruk. itu DULU ya. sampai suatu hari kita jadi lebih sering bertemu. aku amatin tingkah-polahnya dia yang nggak berubah, masih kayak dulu yang sering bolos sekolah, terlambat, dan lain-lain. tapi disisi lain, aku melihat dia adalah sosok "Lelaki Sejati", kenapa? entah. aku merasa dia itu sangat dewasa, dia nggak egois kayak temen-temenku lainnya yang nakal. misalnya, waktu kita lagi membicarakan sesuatu, dia pasti selalu meminta persetujuan sama anak-anak yang tergolong apatis. dia orangnya sabar, buktinya? dia bisa mengatasi banyak orang secara "keep calm" tapi tetep tegas meski kadang dia dicuekin. dia punya jiwa pemimpin yang tinggi, kalau menohok orang secara halus rasanya lebih sakit daripada dia teriak buat bentakin orang. dan terakhir yang bikin aku sangat terkesan....... dia halus sama cewek (ini sih yg aku rasain ttg sikap dia ke aku). dia selalu tersenyum saat ketemu aku, minta izin kalau mau pinjem barang dan dikembaliin, selalu minta pendapatku saat musyawarah, nggak pernah ngomong kasar sama aku, bahkan secara nggak langsung dia berusaha melindungi (ini cuma perasaanku lho ya,just feeling)

eh, tapi pernah tuh disuatu moment saat aku harus maju dan berbicara, aku melihat semua pendengar secara rata (kebiasaan) sampai akhirnya mataku mentok ke dia. glek, nggak ngerti aja sama tatapannya yang aneh. aku lihat sinar matanya seperti orang yang "tertarik" terhadap sesuatu dan aku anggap dia tertarik dengan topik obrolanku dan baiklah bisa diterima. itu kali pertama. kali kedua di moment yang sama, sekarang ditukar dia sebagai pembicara dan aku sebagai pendengar. dia juga ngelihat ke semua pendengar saat itu sampai akhirnya, mentok lagi deh pandangannya. dan saat itu dia tersenyum sama aku.
kali ketiga moment yang sama seperti kali pertama. aku ngerasa dia salah satu cowok yang tenang mendengarkan materiku (padahal dia cowok yang dianggap 'nakal' ya?) sedangkan temen cowok lainku juga hening tapi nggak ada yang terfokus. dan aku suka banget saat aku ngomong dia memerhatikan dengan bener dan..... aku suka senyumnya. itu baru namanya cowok yang menghargai cewek!

nggak bermaksud apa-apa, bloggie. aku cuma pengen share tentang orang ini ke kalian biar kalian tahu kalo sebenarnya dia itu baik, hanya saja sifat baiknya itu ketutupan sama masa labilnya dia yang lagi nakal-nakalnya. dan, kalian tau nggak? teoriku itu bisa bener-bener patah tah tah gara-gara orang ini. selamat ya, kamu berhasil bikin aku kagum sama kamu :D

dan buat bloggie, semoga kalian bisa mengambil hikmah dari semua ceritaku ini ya. besok lagi jangan langsung 'judge' orang dari penampilannya karena, penampilan bisa menipu. padahal hati yang tulus bisa juga terpendam didalam penampilan yang sederhana, betul? :)

Senin, 08 Oktober 2012

buat kamu

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 22.46 0 komentar

nggak capek ditolak? nggak capek sakit hati? nggak capek ngejar cewek? itulah kamu. kamu terlalu egois! km nyakitin perasaanmu sendiri hanya karena hawa nafsu yang sementara. aku ada disini, masih disini. diam dan nungguin kamu tp km malah mengorbankan perasaanmu buat yg gak pasti dan nyakitin aku yg nungguin kamu. denger ya, aku sayang sm kamu dan km harus tahu kalo aku nggak gampang sayang sama cowo. jadi, kalo km yg udah aku sayangin segini dalem malah nyakitin.... fine! aku yang mundur. aku bakalan move. dan inget, suatu saat kamu bakalan menyesal! karma masih berlaku bos, dan aku percaya. oke, makasih juga ya atas lukanya.. smell like worst level of bosok =))

Published with Blogger-droid v2.0.6

Minggu, 30 September 2012

exam syndrome

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 12.15 0 komentar
sakit. iya, itu exam syndrome yang ada di aku. nggak tahu gimana pokoknya baru terasa kelas saat ujian kenaikan kelas, waktu aku duduk dikelas 8 SMP. dua hari sebelum ujian, tiba-tiba flu dan demam. sampai nggak bisa konsen ngerjain ulangan. dan hal ini berlanjut saat aku dikelas 9 SMP. menjelang Latunas aku sakit, menjelang UTS dan UAS aku juga sakit, sampai puncaknya sehari sebelum UN SMP berakhir. malemnya aku demam, flu, pilek dan pusing. nggak bisa belajar, padahal hari terakhir IPA dan beruntungnya dikelas aku masih bisa mengerjakan dan seperti prediksi, nilai IPA-ku paling jeblok dari nilai mapel yang lain.
well, dan itu ternyata kebawa sampai sekarang aku duduk dikelas 12. besok adalah UTS terakhirku di SMA. dan........ lumayan menempel di otak nih bayang-bayangnya. sampai kemarin jum'at malam aku demam dan sabtunya aku keringat dingin sepanjang hari (padahal hari itu aku olahraga) dan hari ini aku mulai bersin-bersin. ya ya ya, aku tahu itu gejala sakit. semoga saja nanti malem nggak demam dan bisa tetap sehat selama UTS daaaaan seterusnya ^^ amin...

Kamis, 27 September 2012

Kenapa Harus Waktu Kuliah?

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 20.15 0 komentar
aku sering nanyain itu sama orangtuaku, terutama Papa. banyak sekali pertanyaan yang dijawab Papa dengan "Besok aja waktu Kuliah.." dan aku penasaran, kenapa harus selalu dijawab kayak gitu?
well, akhirnya aku mulai sedikit mengerti tentang itu semenjak percakapan beberapa hari yang lalu.

aku masih tengkurep didepan TV sambil menyalin catetan fisika yang belum sempat terselesaikan. Bimar dan Mama udah tidur sedangkan Papa masih nemenin aku sambil nonton politik (seperti biasa). sebenarnya nggak ada motivasi khusus aku masih melek semalam itu, aku cuma nungguin SMTown, hehe. Papa seperti biasa menonton dengan anteng dan mencermati, sesekali mengomentari kalo pendapat ada yang tidak cocok dengan prinsip beliau. kadang ketika iklan, Papa ngomelin aku karena nggak pakai kacamata, nggak lama ya sekedarnya aja.
setelah catetanku selesai dan kebetulan SMTown sudah mulai, Papa mau ngalah dan ngizinin aku nonton. padahal aku bisa nonton di TV belakang, tapi nggak dibolehin sama Papa. yaudah akhirnya aku dan Papa nonton bareng. Papa paling sering mengometari penampilan Boyband ketimbang Girlband yang menurut beliau terlalu "ngondek" ._.v
terus nggak tahu kenapa, waktu SNSD tampil aku nyeplos bilang "Enak kali ya punya badan kayak mereka, udah langsing putih lagi.."
Papa langsung nanggepin "Kok ngomongnya gitu?"
Aku kaget, nggak sasar habis nyeplos apa "Emm, ya bener kan pa?"
nah, disinilah percakapanku sama Papa dimulai. Papa marah, emm bukan lebih tepatnya jengkel. beliau nggak suka anaknya mungkar nikmat sama Allah. Papa sering bilang kalau aku ini sebenarnya manis, hanya saja ketutupan dengan fisikku yang gemuk kayak gini (iyalah mana ada orangtua yang mau menjelekkan anaknya, pikirku). Seolah bisa membaca pikiranku, Papa langsung mengutarakan kenapa beliau bilang begitu. banyak teman Papa yang bilang seperti itu katanya. ya aku sih diem saja.
tiba-tiba aku teringat dengan seseorang, terus aku cerita sama Papa, "Tapi Pa, aku punya temen cowok. dia suka sama cewek putih. bahkan saking butanya dia suka sama cewek putih, dia pernah naksir cewek yang 'sedikit aneh' tanpa menganalisis pribadinya. eh, begitu tahu dia langsung ilfeel. nah gimana tuh, Pa? kalo semua cowok kayak gitu, nggak ada yang mau dong sama aku?"
Papa cuma senyum, "Naksir mba sama cowok itu?"
*JLEB* aku cuma bisa diem. emang bener kata orang, paling susah bohong sama orang tua.
Papa ketawa sekarang sambil ngelus kepalaku "Gini ya mba, inget Oom Ambar?" aku mengangguk
"Tau nggak kalo Oom Ambar dulu bintang kampus?"
"Wooo, yang bener? tapi iya sih Pa, kelihatan gantengnya.. *terbayang Pak Dwi*"
"Nah, Oom Ambar dulu pacarnya cantik-cantik banget. Papa inget hampir setiap berapa bulan sekali ganti pacar dari fakultas yang beda-beda. mulai dari yang cantik tapi judes sampe yang jelek tapi kaya. macem-macemlah. Kalo ikut istilah jaman sekarang ya... Playboy."
"Terus?"
"Kalau Playboy, pasti akan menilai cewek itu dari sekilas kan? kenapa Oom Ambar bisa bilang mba manis, tapi temen-temen sekolah mba gak ada yang bilang?"
*geleng kepala* "Nggak tahu, emang kenapa?"
"Anak SMA itu masih idealis mba. kalo dari sisi seorang cowok, siapa sih yang nggak pengen punya cewek sesuai kriterianya? mereka pasti memperjuangkan apa yang mereka inginkan. seperti Papa dulu, tipe Papa ya yang Mancung, hitam manis, rambutnya lurus panjang. Papa pernah merasakan jadi anak SMA, mba."
"Terus gimana kok Papa bisa dapetnya kayak Mama gitu?"
"Nah, sampai pada suatu titik cowok akan kehilangan sisi idealisnya itu mba. mereka akan mulai melupakan penampilan fisik, disisi lain mungkin saja mereka lelah mencari pacar cuma buat 'pantes diajak jalan' aja. suatu saat nanti mereka akan melupakan hal itu dan akan mencari sesuatu yang jauh lebih mereka butuhkan dari sekedar fisik yaitu kenyamanan dan obyektifitas."
*makin tertarik mendengar*
"Nah itu kenapa Oom Ambar bisa bilang mba itu manis dari awal ketemu. karena Oom Ambar sudah melewati masa itu mba. Oom Ambar lihatnya benar-benar dari sisi pria buka remaja."
"Papa nggak cuma nyenengin aku kan?"
"Loh, kok nyengengin? Papa ngomong beneran ini. makanya kenapa di masa sekolah Papa nggak pengen mba Ayu pacaran dulu? ya ini mba... anak SMA masih terlalu idealis, sedangkan yang sudah memasuki tahap universitas, masuk ke umur kepala dua. mereka akan lebih mengerti apa yang Papa omongin."
"Oh, jadi anak kuliahan itu sebenarnya obyektif?"
"Iya, anak kuliahan jarang sekali mencari cewek cuma buat diajak main-main. mereka sudah berani mulai berpikir serius."
*ngangguk-ngangguk*
"Jadi, Papa pengen itu semua nggak usah dipikirin. mba gemuk ya biarin aja gemuk, memang kenapa? yang penting mba itu pede, ramah sama cowok, jangan nyenthe, jangan suka marahin apalagi bentakin cowok. cowok nggak suka digituin. Percaya deh sama Papa, hidup ini dijalanin aja.. Mba Ayu orang baik, dari keluarga yang insyaAllah baik juga. jadi Papa yakin besok menantu Papa  pasti baik dan juga sukses.."
"Amin... mau satu lagi!!"
"Apa?"
"Dapet bonusnya Ganteng dong.. *ketawa*"
"Ya Amin, seganteng Bikun.."
"NICHKHUN!!! bukan Bikun -_____-"
*ketawa*

Disitulah akhir percakapan kita, setelah ngobrol sedikit basa-basi aku sadar kalo omongan Papa bener banget. aku segera balik kamar, udah mbrebes mili nggak tahan pengen nangis. akhirnya mulai sekarang aku mau memantapkan hati buat menjalankan masa SMA ini senyaman mungkin selama aku bisa. masalah cinta? let it flow ;)

Senin, 03 September 2012

tidak terdefinisi

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 20.01 0 komentar
aku hanya tidak bisa mengalihkan pandangan darimu.
aku hanya tidak bisa mengalihkan pikiranku darimu.
aku hanya tidak bisa mengalihkan perhatianku darimu.
aku hanya tidak bisa mengalihkan perasaanku darimu.
dan,
aku hanya tidak bisa berhenti untuk mengkhawatirkanmu.

random dan tidak terdefinisi.

Senin, 20 Agustus 2012

Idul Fitri 1433 H

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 17.52 0 komentar
sawadee kha, blogger!
so glad to meet you again. kali ini masa pertemuan kita di moment Ied Mubarak nih, sebelumnya aku mau mengucapkan :
"Taqabbalallahu minna wa minkum taqobbal ya kariim. Minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin.."

lebaran tahun ini, enggak beda jauh sama lebaran-lebaran sebelumnya. seperti biasa, rumahku bakalan rame kedatangan saudara-saudaraku dari Jakarta dan Bekasi. kalo kayak gini sih pasti ada suka-dukanya ya. seperti....

kalo sukanya jelas, siapa sih yang gak seneng kalo ada saudaranya dateng kumpul rame-rame? makan bareng-bareng, bagi-bagi tugas siapa cuci piring, siapa jemur baju, siapa beres-beres rumah, siapa setrika dan siapa yang jaga keponakan. as well, gak akan ditemuin dihari-hari biasa. udah beberapa tahun terkahir, aku dapet tugas ngurusin keponakan-keponakan (iyalah, mana mau sepupu-sepupu aku ngurusin anaknya, mereka sih lebih milih setrika atau ngapain). aku sebenarnya punya sepuluh keponakan (wehee, ini anak manusia apa anak tikus ya banyak amat :p)
1. keponakanku yang paling tua namanya Rifky, sekarang kelas satu SMP.
2. yang kedua namanya Astri dia kelas 4 SD sekarang.
3. yang ketiga namanya Dinda, kelas 2 SD sekarang.
4. yang keempat namanya Anggi, TK Besar kalo gak salah.
5. yang kelima namanya Dana, kalo gak salah sekarang TK Kecil.
6. yang keenam namanya Ukasa, sekarang 3 tahun umurnya.
7. yang ketujuh namanya Fiji, umurnya sekitar 2 tahun.
8. yang kedelapan namanya Arka, umurnya sekitar dua tahun juga.
9. yang kesembilan namanya Kheara, umurnya 16 bulan.
10. yang kesepuluh namanya Nayla, umurnya 13 bulan.
waha, hafal kan aku? iyalah, secara dari umur berapa aku yang ngurusin. 2 kali lebaran! haha. Nayla itu, dulu waktu umurnya 2 Bulan aku  yang ngurusin, sekarang udah bisa jalan aja tuh anak :D
jadi, imagine that semua ponakan itu numpuk dirumah dan aku sama bimar yang harus ngurusin mereka? LOL banget kalo dinget-inget. semacam kalian nonton TV Shows yang judulnya "Hello Baby" :p
satu lagi, kalo lebaran gini makanan terjamin! ada aja yang bisa dimakan, gimana gak makin bulet aku kalo kayak gini -_______-

kalo dukanya adalah.... kalo kumpul keluarga gini Quality Time sama Papa Mama berkurang. Papa tipe orang yang pendiem, jarang banget mau kumpul sama keluarga. kalo Mama, udah ketemu keluarga langsung ngobrol banyak. ya.. seems so far at that time.
satu lagi, masalah kenyamanan. ya kita tau, walaupun kita semua saudara tetap saja didikandikeluarga akan berbeda dan mungkin itu yang  berpengaruh sama yang terjadi sekarang-sekarang saat lebaran.
example, aku paling benci orang yang mau masuk kamarku tanpa 'KETUK PINTU' super nggak suka! gak cuma saudara, Papa sama Mama aja sering aku betein kalo buka kamar gak pake ketuk dulu, nggak perlu dipasang tulisan kan? again, aku paling gak suka sama orang yang nginjek-nginjek kasur. kenapa? ya bayangin aja deh, kalo kasur diinjek-injek berasa keset dong? sama aja kalian tidur dikeset yang banyak kotorannya terus kena badan kalian dan nempel ditubuh gitu? big iyuh, dan banyak saudaraku yang do this. again, aku benci banget yang namanya makanan atau minuman sisa. hey, banyak orang yang kekurangan makananan diluar sana dan kalian buang-buang makanan? kenapa gak ambil seperlunya sesuai porsi biar habis? aku sendiri jarang banget nyisain makanan, kecuali bener-bener aku gak kuat dan hampir muntah. selama nggak kayak gitu, aku akan berusaha menghabiskan makanan itu, menurutku buang makanan sama saja buang rezeki. kalo udah berani buang rezeki yang dikasih sama Allah sih, ya jangan protes kalo rezekinya dikurangin, kebanyakan sih sampe dibuang-buang kayak gitu... ya nggak?

tapi sejauh ini, papa sering bilang "Kalo kayak gitu, jangan selalu mengeluh mba, momen kayak gini gak akan berjalan setiap hari. nikmatin aja suasana kayak gini.."
yah, over all I love Lebaran dan semua suka-dukanya ;)

Rabu, 08 Agustus 2012

Serba Salah

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 13.19 0 komentar
akhir-akhir ini, aku merasa sering banget salah dalam banyak hal.
hal apa aja? macem-macem. salah ngomong, keceplosan, salah berbuat, dan salah tingkah.
iya semuanya salah............ aku bingung nih kalo gini terus.
apa aku mending diem aja ya? memendam semuanya sendiri gitu?
semacam menyakiti diri sendiri biar orang lain gak sakit hati...
tapi emang aku bisa? dan haruskah melakukanya? ._.

Senin, 06 Agustus 2012

Childish

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 18.03 0 komentar
Childish adalah sebutan lain untuk sifat yang "Kekanak-kanakan".
aku nggak tahu kenapa, banyak orang yg beranggapan aku ini childish.

Mama :
"Ma, aku pengen yang ini..."
"Shaun the sheep lagi?"
"Yaudah yang ini aja.."
"Pink lagi?"
"Yah, yang mana dong? ngga ada yang bagus lagi.."
"Aduh mba, kamu ini badan aja yang gedhe tapi masih kayak anak kecil. Semua barang warnanya pink, boneka setumpuk. Mama belum pernah tau mba bener-bener tertarik sama barang yang warnanya bukan pink.."
"....."

Papa :
"Pa.. Papa..."
"Kenapa mba? Kok belum tidur?"
"Sesek... nggak bisa napas"
"Udah makan?"
"Belum.."
*akhirnya disuapin papa*
"Kamu tuh ya mba, kayaknya udah SMA tapi makan aja sering telat. Ayolah mba, jangan diremehin kesehatannya.."
"Pahit.."
"Sepahit apapun, perutnya harus diisi. Belajar mandiri ya mba, jangan kayak anak kecil terus.."
"....."

Bimar :
"Mba, mau pesen minuman apa?"
"Milkshake Vanilla!"
"Susu lagi mba?"
"Iya, kenapa emang?"
"Kayak anak kecil aja mba, sukanya minum susu terus.."
"....."

Amel :
"Ah, kok novel ini sih mel? Aku aja belum baca.."
"Astaga, novelmu kan masih banyak, yuk. mbok jangan serakah, kayak anak kecil aja.."
"....."

Septi :
"Kenapa nggak bisa dateng kalo aku ajak main? giliran temen SMA yang ajak langsung capcus.."
"Gak ada motor yuk, MasyaAllah.."
"Bohong!"
"Mbok nggak kayak anak kecil to yuk, aku nggak suka kamu su'udzon gitu.."
"......"

Mas Abi :
"Mas tuh gitu, selalu lupa tanggal ulang tahunku. padahal aku selalu inget tanggal ulang tahunnya mas.."
"Hiiiih, dasar anak kecil. Yaudah, maafin mas ya Ai.. mas kan kalo Desember tutup buku jadi sibuk.."
"Anak Kecil?"
"Iya, anak dewasa mana yang mau menuntut masnya saat masnya lagi sibuk kerja?"
"....."

STOP!
Kalo aku uraikan semua banyak banget tau -______-
yaudah, mulai dari sekarang aku mau belajar buat jadi dewasa deh. kan tahun ini 17 Tahun gitu B-)
okedeh, dukung perkembangan kedewasaanku ya blogger. semoga menjadi lebih baik, amiiin..

Sabtu, 04 Agustus 2012

you're not suggested to read this.

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 20.36 0 komentar


kenapa aku pake judul itu? entah. emang merasa postinganku kali ini nggak penting..
just wanna share unimportant something whose distrubing my mind.
a few days ago, I got a lot to share. tapi, entahlah baru tergugah sekarang.
 
Bu Marthin, guru PKn-ku kemarin Jum'at cerita tentang hakikat manusia pada dasarnya. kali itu, aku merasa nggak seperti pelajaran. Bu Marthin lebih banyak cerita daripada menjurus ke materi. dan, saat itu beliau cerita tentang perjalanan cintanya sama suaminya. aku yang waktu itu duduk didepan sendiri, nggak mungkin nggak mendengarkan cerita beliau dengan baik.  jujur, aku terharu denger cerita beliau. walaupun saat beliau cerita aku dan teman-teman sekelasku tertawa semua. aku membayangkan aja, Bu Marthin yang setegas itu saja bisa dengan setianya menjalani hubungan yang menurutku itu berat banget. moto dari beliau yang aku dapat adalah "Jika saya mencintai lawan jenis, saya hanya ingin satu untuk selamanya.." how wise.. itu kisah Bu Marthin. bagaimana kisahku besok ya? :)

tidak berhenti disitu, akhir-akhir ini aku jadi sering dengerin lagu OST A Walk To Remember yaitu Only Hope. udah cukup lama aku dikasih tau lagu ini, yang aku tahu dulu ini lagu galau, just it. tapi baru beberapa minggu ini aku mendalami makna lagu ini (itu aja karena Gita sering muter lagu itu didepanku, aku jadi penasaran sedalam apa makna lagu itu). dan ternyata temenku bener... aku salah mengabaikan katanya yang masih aku inget "Lagu ini cocok banget buat kamu sama Mister *nama disamarkan*, coba dulu dengerin yang bener-bener.." dan aku hanya lalu menjawab "Ya besok deh.."
ternyata apa? lagu ini menohok banget! aku suka banget sama lirik reffrainnya..
So I lay my head back down, and I lift my hands and pray to be only yours..
I Pray to be only yours.. I know now you're my only hope..

uhuk dasar aku anak kecil nggak pernah mau dengerin kata-kata temenku yang lebih dewasa. sampe sekarang aku nggak berani bilang ke dia kalo aku suka sama lagu ini lebih dari yang dia bayangkan....

Dia...... aku nggak tahu kenapa aku masih stuck sama dia. oke, nggak usah munafik.... cewek mana yang nggak capek sama hubungan kayak gini? kita udah pake semua perasaan kita buat mencintai dia tanpa melirik yang lain. tapi apa yang dia kasih ke kita? NOPE. bahkan secuil perhatianpun nggak ada yang tercurahkan buat membalas perasaan itu. capek mas.... capek. oke aku tahu kamu juga merasakan hal yang sama, cintamu nggak terbalaskan. tapi amati perbedaannya, kamu udah tahu bahwa wanita pujaanmu itu jelas-jelas menolakmu. kamu saja yang menyiksa dirimu dengan masih berharap padanya.
sekarang mari kita tinjau dari sisi pandangku. aku tidak pernah tahu apakah jawaban buat aku, iya atau tidak. bahkan, kamu mungkin tidak menangkap sinyal postif dari aku. asalkan kamu tahu ya mas, aku belum pernah seagresif ini sebelumnya sama seorang cowok. aku nggak minta apa-apa dari kamu mas, aku cuma pengen dapet jawaban, meski aku tidak pernah bertanya langsung tapi aku rasa pertanyaan tersiratku sudah lebih dari cukup untuk dijawab (jika kamu peka). Jika suatu saat, aku menemukan yang seseorang itu, bukan berarti aku melupakanmu. aku hanya menemukan seseorang yang bisa menyembuhkan luka hatiku dari luka yang kamu goreskan, mas :) makasih ya mas, aku harap suatu saat hubungan kita menjadi lebih baik. tak perlu muluk-muluk, jadi teman saja juga cukup kok buat aku..

Apa aku bilang? tulisan ini memang tidak informatif :)
maka dari itu aku tidak menyarankan kalian membacanya, tapi terimakasih buat yang sudah menyempatkan diri untuk mampir mambaca. semoga bisa menjadi pelajaran buat kalian....

Minggu, 29 Juli 2012

Perhaps You

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 13.44 0 komentar
 

Tak tahukah kau seperih apa perasaan hati yang tak berbalas? Menanti sesuatu yang tak kunjung datang?

Hari berganti hari, tapi arah hatiku tak pernah berubah—selalu tertuju padamu. Aku tak pernah jenuh menunggu... menunggu untuk kau cintai. Tapi kau hanya menganggapku lalu. Seperti tak kasat mata aku di matamu.

Terkadang lelah menyuruhku menyerah, memintaku berhenti melakukan perbuatan sia-sia dan mulai mencari cinta baru. Tapi bagaimana mungkin aku sanggup melakukannya, kalau semua tentangmu mengikuti seperti bayangan menempel di bawah kakiku? Dan bagaimana pula caranya membakar habis semua rindu yang bertahun-tahun mengendap di hatiku?

Aku berharap mendapatkan jawaban darimu. Tapi kau tetap membisu, membuatku lebih lama menunggu.

Jumat, 20 Juli 2012

yakin

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 21.53 0 komentar

entah kenapa, aku punya feeling aneh. suatu feeling yang...... kuat. udah lama bgt aku ngerasain ini. udh sekitar dua bulanan yg lalu. entah kenapa aku yakinnya kalau aku menunggu orang yg benar, dia memiliki perasaan yg sama denganku. hanya saja ia menahan perasaannya untukku. perjuangan ini bukan berarti aku menunggu dia untuk melirikku, penantian ini adalah.... penantianku sembari menunggu ia memantapkan hatinya. terlalu percaya diri, bukan? biarlah... biarlah sesekali aku mempercayai hati kecilku. biarlah aku menurutinya. bismillah semoga saja semuanya akan indah pada waktunya :))

Published with Blogger-droid v2.0.6

Selasa, 17 Juli 2012

untitled

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 15.22 0 komentar

"kamu jangan terlalu jagain dia yuk. menurutku dia itu nggak bisa dijagain soalnya dia cuek. menurutku dia juga kalo suka sama cewek pasti bakalan nyari cara buat deketin cewek itu. ya mulai sering ngelihatinlah, senyuminlah, akhirnya jg pdkt. sedangkan kamu selama ini cuma sebatas eyes-to-eyes sm dia. jangan terlalu berharap yuk. kasian dikamunya.."

Published with Blogger-droid v2.0.6

Senin, 16 Juli 2012

awal kelas 12.

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 20.26 3 komentar
kelas 12, tingkatan pusaka dan keramat terakhir untuk semua umat pelajar di Indonesia dalam mengenakan seragam. siapa yang nggak seneng naik kelas 12? semua orang senang karana mereka sudah bisa menempuh tingkat teratas dalam kehidupan berseragam. semuanya senang, akupun begitu. tapi hanya sedikit, sangat sedikit. aku nggak merasakan euforia hari-hari terakhir bersama teman-teman sebelum kelulusan. bukan tidak, semoga saja belum.
oiya, sekedar intermeso. aku menulis ini sambil makan lho. tuh makananku masih utuh disebelah, tadi diambilin sama papaku. papa perhatian bgt ya sama aku? tapi sayangnya aku lg nggk mood makan. kenapa? karena aku habis melewatkan hari yg berat, jadi begini.....

awal kelas 12 nih buat aku :) harusnya menjadi hari yang menyenangkan karena ini hari dimana aku akan menghabiskan perjuanganku buat belajar di SMA. tapi entah kenapa atmosfer badmood udah menyelimuti aku dihari pertama masuk sekolah ini. aku lelah, aku jenuh, dan yang jelas *frontal aja nih ya* aku blm merasa nyaman sama kelasku sekarang. aku merasa bener-bener nggak punya temen (baca: temen yang tulus, bukan temen yang munafik. main satu sama lain hanya untuk 'mencari aman' aja). aku buan tipe orang yang bisa memakai topeng. aku nggak bisa berakting seolah-olah itu bukan aku. seolah-olah semuanya aku tutupi. something like, misalnya kita sok deket sama temen padahal kita tau kita nggak nyaman sama temen itu tapi daripada kita nggak punya temen, makanya kita temenan aja deh sama orang itu. NO! aku bukan orang yang bisa kayak gitu. aku merasa nyaman banget ketika aku bisa berteman sama orang yang bisa tulus banget berteman sama aku dan mau menerima kekuranganku juga kelebihanku (makasih bgt buat: gita, tika, tannya, septarin, dan nisa. makasih buat semuanya... makasih udah bikin aku merasakan indahnya masa putih abu-abu :") ouuuuch, please don't drop, my tears...)
aku sayang banget sama mereka berlima.... sayang banget. merekalah tempatku berkeluh kesah, mereka yang selalu mendengarkan ceritaku dengan segala bumbu humor dan juga mereka tempatku belajar banyak hal mulai dari belajar hemat, menghargai satu sama lain, saling berkorban, rasa percaya, dan masih banyak lagi...
tapi kenapa....... kenapa yaAllah? kenapa harus aku seorang diri yang tercecer dikelasku sekarang? aku bingung. aku buta. bersama mereka, aku lupa caranya menjadi munafik. aku lupa caranya memakai topeng. aku lupa caranya bersikap menjadi seorang 'budak'. karena selama ini, mereka membiarkanku bebas berekspresi, mereka membuka diriku yang sebenarnya, mereka membuatku benar-benar nyaman.
hai kalian berlima, mungkin kalo alian membaca ini agak sedikit lebay ya? hehe. tapi jangan salah, aku sambil nangis loh ngetiknya :' mungkin kalian nggak menyadari betapa hebatnya pengaruh kalian ke aku. tapi beneran, ini yang aku rasain. sebagian dari diriku sekarang adalah pengaruh dari kalian.
sama gita, aku belajar buat mensyukuri hidup. sama tika aku belajar buat tidak banyak mengeluh. sama tannya aku belajar buat menghargai uang. sama septarin aku belajar buat lebih berbakti sama orangtua. dan sama nisa aku belajar untuk lebih giat beribadah.
jadi............. walaupun nggak ada yang sekelas sama aku, jangan ditinggalin yah akunya. ajak-ajakin ngobrol pas istirahat, jajan bareng, kalo istirahat kedua mau pada sholat aku diajak ya hehe.
aku boleh nggak nyaman sama kelasku. tapi aku yakin, ini adalah naskah hidup terindah yang udah dikasih Allah ke aku. dan demi orangtuaku, aku nggak akan mengecewakan mereka! mereka nggak perlu tau bagaimana kondisiku yg begitu tertekan dikelas baruku ini. yang perlu mereka tau adalah, mereka mempunyai putri yang kuat dan berprestasi :)
dan bersama kalian, teman-teman aku janji aku nggak akan merasa kesepian. aku sayang kalian.. *hug*

Sabtu, 14 Juli 2012

kagol

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 17.23 1 komentar

pernah merasakan kagol? ya semacam menunggu lama tapi ternyata apa yg ditunggu itu semu. gak bisa kita dapet. well, intinya saya kagol. sekian.

Published with Blogger-droid v2.0.6

Selasa, 03 Juli 2012

Minuman Favorit

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 10.02 0 komentar
Lagi tergila-gila sama minuman ini nih :3
nggak tau juga sih kenapa bisa fanatik gitu sama teh susu, kalo kata mamaku sih nggak enak dan bikin enek. tapi kalo buat aku enak-enakaja tuh :9
recommend nih, cobain deh! hihi.

Senin, 02 Juli 2012

If we belived...

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 19.16 0 komentar
boros. itu adalah salah satu sifatku yang dulu sangat melekat di aku. aku suka beli barang-barang yang aku anggap bagus, tanpa memikirkan sebenarnya aku perlu nggak sih beli barang itu. semacam...... nggak bisa membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. dulu waktu aku masih SMP dan masih labil, aku suka banget beli barang yang (setelah dipikir-pikir) nggak guna-guna banget buat aku.

beda dulu, beda sekarang. aku SMA ini udah mulai mikir buat nggak 'berfoya-foya' dengan uang dan nggak meminta uang sama orangtua selama kebutuhan tsb bukan kebutuhan sekolah (SPP, buku tulis, LKS/diktat, dll). aku memaksakan diri untuk memilah mana kebutuhanku dan mana keinginanku, dan nyatanya aku berhasil kok.. aku bisa hemat sekarang. aku bisa menahan keinginanku dan mengalokasikan dana keinginanku untuk kebutuhanku. dan sekarang aku rajin nabung juga lho, investasi masa depan juga hehe.

gini, aku mau nyeritain sesuatu sama kalian, beberapa cerita. based on my true story yang terjadinya juga belum lama ini. ini juga nggak jauh dari masalah yang aku ceritain diatas. yuk, check this out :)

sudah sejak sebelum UKK, orangtuaku mengajak diskusi mau kemana waktu liburan kenaikan kelas ini. aku dan bimar (adekku) memutuskan buat nggak liburan, kenapa? selain karena kita tahu orangtua lagi 'merogoh kocek' buat daftarin bimbel aku sama adekku yang barengan naik kelas 9 dan 12, kita juga mau prihatin. daripada uangnya buat jalan-jalan foya-foya, mending uangnya ditabung kan buat tambah-tambah biaya masuk sekolah? (padahal dari hati yg terdalam, aku sama bimar pengen bgt ke Bandung, main di Trans Studio. pengennya udah lama bgt pula) orangtuaku awalnya nggak setuju, terutama mamaku. karena mereka nggak mau mencampurkan masalah sekolah dengan liburan. alhasil, terjadilah sedikit konflik waktu itu. tapi setelah didiskusikan lagi, akhirnya orangtuaku setuju buat nggak liburan.
tapi entah gimana ceritanya (aku inget banget) itu setelah aku UKK TIK dan Bahasa Jawa, sorenya habis maghrib aku sama bimar dipanggil sebentar sm orangtuaku. aku sama bimar yang posisi lagi ujian, takut juga kalo diceramahin. tapi, ternyata enggk loh! papa cerita, barusan beliau dikirimin undangan sama Tante Tety (tanteku yang rumahnya di Bandung) kalau anaknya yang kedua (Nabil) bakalan disunat waktu liburan kenaikan kelas ini. aku sama bimar cuma pandang-pandangan, nggak lama setelah itu mama cerita kalau Pimpinannya yang baru ini orangnya baik hati banget. mama di izinin buat ngambil cuti kerja seminggu (yang biasanya amit-amit susahnya kalo mau cuti). terus papa bilang, kalau liburan kenaikan besok kita bakalan ke Bandung karena harus dateng ke sunatannya Nabil soalnya waktu Sunatan Salman (anaknya tanteku yang pertama) yang bisa dateng cuma papa. aku sama bimar jelas seneng banget dong ya.. bahagia tiada tara!
 
 Trans Studio Bandung, we coming!!! :3

terus setelah itu, cerita yang kedua berhubungan sama cerita yang diatas.
siapa sih yang nggak semangat mau diajak liburan ke tempat yang diidamkan? akulah salah satunya! aku semangat banget buat bikin list apa aja yang bakalan aku beli disana (salah satu kebiasaan yang diajarkan oleh temanku, Tika. biar kita nggak boros karena nggak punya Shopping list, hehe). terus nggak sengaja, aku kepikiran buat nyari MP3 Player mama yang udah lama banget nggak dipake. lumayan kan buat ngirit baterai waktu diperjalanan ke Bandung? hehe. setalah aku tanya mama, ternyata MP3nya masih ada tapi udah rusak, suaranya nggak bisa keluar dengan jernih (semacam mendengung gitu). kecewa sih iya banget ya, aku berpikir buat........... beli MP3 Player baru pake uang tabunganku! iya, aku awalnya udah bertekad buat itu, beli MP3 Player baru yang khusus buat aku dan yang jelas warnanya harus pink! hehe :B
tapi setelah aku buka buku tabunganku, rasa ragu tiba-tiba dateng dan bikin aku berpikir panjang. buat apa sih MP3 Player itu? kan cuma dipakai di saat tertentu kan? dan aku akan membuang uang ditabunganku beberapa ratus ribu cuma buat barang yang nggak begitu berguna buat aku? oke, hal ini sudah sering aku lakukan dan itu berguna banget. aku memberi sugesti pada diriku sendiri kalau uang beberapa ratus ribu itu aku pakai buat beli barang-barang lain di Bandung nanti. lebih berguna bukan? yah akhirnya aku menutup buku tabunganku dan bertekad buat nggak membeli MP3 Player itu untuk waktu dekat ini.
hari minggu kemarin, tepat diawal bulan Juli. mamaku seperti biasa, asik bertelpon dengan sepupu dan budheku yang ada di Bekasi. aku yang duduk disebelah mama, lagi asik minum morning coffee dan mainan hape. nggak berapa lama kemudian, Mba Wiwik (sepupuku yang udah berkeluarga) minta mama buat ngomong sama aku. aku heran deh, tumben banget Mba Wiwik ngajakin telpon. setelah cukup lama basa-basi akhirnya Mba Wiwik bilang "Dek, dikantornya Mba Wiwik kan lagi ada promo MP3 Player tuh, beli 3 dikasih harga 2. Nah, mumpung awal bulan nih dek, Mba Wiwik habis gajian akhirnya mba beliin 3 deh tuh MP3 Playernya. satu buat Dek Ayu, satunya buat Dek Bimar, satunya lagi buat Dek Astri (anaknya Mba Wiwik) warnanya macem-macem loh! tapi kata Dek Astri, kamu suka pink ya? jadi mba beliin deh yang warna pink. terus buat bimar mba beliin warna biru. kan tadi mba habis janjian tuh sama mamamu kalo besok mau liburan di Trans Studio barengan. Mba Wik langsung dari Bekasi nanti sm Dek Astri. Besok Mba bawain MP3 Playernya ya, jadi bisa dipake pas balik ke Jogja...."


 

Guess What? aku cuma melongo denger Mba Wiwik nyerocos kayak kereta api yang remnya blong itu. aku berkali-kali bgt bilang makasih sama Mba Wiwik. aku bingung banget mau ngomong apa. habis itu, sorenya aku cerita ke papa sama mama tentang kejadian diatas. papa sama mama cuma senyum dan cuma sedikit berkomentar "Itu yang namanya Rezeki, Mba Ayu. nggak akan kemana. sama kayak Jodoh."

Well, aku seperti biasa diakhir cerita aku akan ngasih sesuatu yang bisa dipetik dari ceritaku ini.
Seperti kata orangtuaku, yang namanya Rezeki itu nggak akan kemana karena sudah diatur sama Allah. aku yakin, Allah punya rencana besar buat kita entah itu cepat atau lambat. tinggal bagaimana kita menanggapinya dengan berdo'a dan berusaha. see? memilah mana kebutuhan dan mana keinginan itu nggak selamanya buruk. jika memang keinginan kita itu adalah rezeki kita, pasti akan dikasih kok sama Allah. jadi, jika kita percaya pada Allah hidup kita akan indah. percaya apa? percaya kalau Allah punya banyak rencana baik buat kita dan biarkan waktu yang akan menjawabnya :)

Kamis, 28 Juni 2012

bahagia itu sederhana

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 06.57 0 komentar
pernah nggak kalian ngerasain yang namanya bahagia? pernah kan ya? bahagia itu sederhana kok.. sesederhana kita memaknainya.

how if ya, kamu ditatap eyes-to-eyes sama orang yang kamu sayang? bahagia kan? Just simple like that. aku yakin bahagia itu sering sekali terjadi :)

again ya, gimana kalo nama kamu dipanggil dengan lembut oleh orang yang kamu sayang? pasti seneng kan? bahagia kan? bagaimana dia menyebut nama kita dengan cara yang sangat halus it mean dia menghormati kita.

one more one more, lalu bagaimana saat orang itu memegang tangan kita. sama sekali tanpa tekanan, dan paksaan. bener-bener halus dan lembut. yang aku rasa, cukup banget bikin orang gak bisa tidur semaleman. bahagia kan?

the last...... bagaimana rasanya jika sebanyak waktu yang telah Allah berikan ke kamu, kamu merasa sepersekian menit dari itu kamu berada diwaktu yang berjalan lambat disekitarmu hingga terasa tidak ada siapapun kecuali kamu dan dia (something like slow motion on film). oke, ini berlebihan ya. tapi aku merasa setiap orang pernah mengalaminya, hanya saja mereka tidak meyadarinya. well, aku yakin kalo aku punya rekaman hidup yang berupa film, aku pasti akan mengulang-ulang kejadian itu.

nah, jadi aku cuma pengen ngeshare sama kalian. bahagia itu sederhana kok, ya mungkin seperti apa yang aku utarakan tadi hanya sebagian kecil dari beberapa kebahagiaan didunia. mungkin memang sekarang ini perasaanku belum terbalaskan, tapi dengan cara yang sesepele tadi, aku bisa mulai mensyukuri bahwa mencintaimu adalah suatu kebahagiaan tersendiri buatku.
itu kebahagiaanku, kalo kamu? :)

Rabu, 27 Juni 2012

Someday I will be Good Enough

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 10.01 0 komentar
Thai Lyrics :
 
mai roo waa naan kae nai tee chun dtong ton gup took sing
bit bung kwaam jing nai jai took took yaang

took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa
tee chun cher-ee cher-ee roo mai chun feun kae nai

dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun
ror hai ter bert doo lae wung piang kae ter roo suk wun neung

tung tee chun gor ruk tung tee chun gor roo seuk dtae suan leuk kaang nai yung mai glaa

took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa
tee chun cher-ee cher-ee roo mai chun feun kae nai

dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun
ror hai ter bert doo lae wung piang kae ter roo suk wun neung

dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo

dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun ror hai ter bert doo 
lae wung piang ter ja roo waa kon kon nee ruk ter yoo
yung kor hai ter roo suk wun neung

English Translation :

I don't know how much longer that I have to put up with you
I've been hiding everythings in my heart

Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent.. Do you know how much have I have to force myself?

Can't you hear my heart calling for you, loving you
But I can't release my heart out for anyone to know
Can't you hear my heart's waiting there for you
Waiting for you to feel it. I was hoping that you will realize someday

Though I love you, though I feel (your love)
But deep down inside, I can't dare to tell you

Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent. Do you know how much have I have to force myself?

Can't you hear my heart calling for you, loving you
But I can't release my heart out for anyone to know
Can't you hear my heart's waiting there for you
Waiting for you to feel it. I was hoping that you will realize someday

Can't you hear my heart calling for you, loving you
But I can't release my heart out for anyone to know

Can't you hear my heart waiting there for you, waiting for you to feel it
And I was hoping that you will realize that this woman still love you
Any way, some day, you will know

Gun Lae Gun

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 09.41 0 komentar
Thai Lyrics :
 
taa bok waa pleng nee dtaeng hai ter ter ja cheua mai
man aat mai pror mai seung mai suay ngaam meuan pleng tua bpai
yaak hai roo waa pleng rak taa mai rak gor kian mai daai
dtae gap ter kon dee roo mai chan kian yaang ngaai … daai
ter kong koie dai-yin pleng rak maa nap roi pan
man aat ja dohn jai
dtae gor mee kwaam maai meuan-meuan gan dtae taa ter fang pleng nee
pleng tee kian peua ter tao nan
peua ter kao jai kwaam maai laew jai ja daai mee gan lae gan

hai man bpen pleng bon taang dern kiang tee ja mee piang siang ter gap chan
yoo duay gan dtraap naan-naan
dang nai jai kwaam bok nai ga-wee waa dtraap dai tee mee rak yom mee wang
keu took krang tee rak kong ter song jai chan mee bplaai taang

mee kwaam jing yoo nai kwaam rak dtang maak maai
lae tee paan maa chan chai way-laa peua haa kwaam maai
dtae mai naan gor perng roo meua took krang tee mee ter glai
waa taa chee-wit keu tam nong ter gor bpen dang kam rong tee pror lae seung jap jai

hai man bpen pleng bon taang dern kiang tee ja mee piang siang ter gap chan
yoo duay gan dtraap naan-naan
dang nai jai kwaam bok nai ga-wee waa dtraap dai tee mee rak yom mee wang
keu took krang tee rak kong ter song jai chan mee bplaai taang
mee taang dern hai rao dern kiang lae mee siang kong ter gap chan
mee taang dern hai rao dern ruam kiang lae mee siang kong ter gap chan

hai man bpen pleng bon taang dern kiang tee ja mee piang siang ter gap chan
yoo duay gan dtraap naan-naan
dang nai jai kwaam bok nai ga-wee waa dtraap dai tee mee rak yom mee wang
keu took krang tee rak kong ter song jai chan mee bplaai taang

mee taang dern hai rao dern kiang lae mee siang kong ter gap chan
mee taang dern hai rao dern ruam kiang lae mee siang kong ter gap chan

English Translation :

If I said that this song is made for you, would you believe it?
It’s probably not melodious, not affectionate, not beautiful like other songs.
I want you to know that if there’s no love, you can’t write a love song.
But for you, my dear, do you know? I wrote it easily.

 
You’ve probably heard hundreds and thousands of love songs
that’s probably impressive
but with a similar meaning altogether, but if you listen to this song,
a song that’s written simply for you.
For you to understand the meaning of it, our hearts will then have a connection.
Let it be a song on our pathways that consist only voices of you and me.
Together as long as possible.

As the meaning is told in a poetry that as long as there’s love naturally there’s hope.
Means whenever your love shines through the heart, I have a goal.
There is a lot of facts found in love,
and in the past I used the time for the sake of finding the meaning.
But soon, I’d just know it, whenever you are near me,
That if life’s a rhythm, you are as good as the words that is melodious and touching to the heart.
Let it be a song on our pathways that consist only voices of you and me.
Together as long as possible.

As the meaning is told in a poetry that as long as there’s love naturally there’s hope.
Means whenever your love shines through the heart, I have a goal.
There’s a pathway for us to walk side by side and there are voices of you and me.
There’s a pathway for us to walk side by side and there are voices of you and me.

Selasa, 26 Juni 2012

Random

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 21.07 0 komentar

oke kali ini aku gak mau basa-basi deh ya. aku ceritain langsung ajaaa. barusan mamaku cerita kalo si dka *yg tempo hari aku ceritain* bakal kerumah. lah aku kan kaget, ngapain juga dia kerumahku?? eh tiba2 mamaku bilang " ya gpp sih mba, kan biar dia tau rumah kita, jd kalo mau main gampang kan?" how suck --"

yaudah sih ini postingan emang random abis. haduuuuh menyebalkan *jedukin kepala ke tembok*


Published with Blogger-droid v2.0.4

Rabu, 13 Juni 2012

Our Time

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 05.37 0 komentar
Long road,
Of premature decisions leaving me
Cold, with only good intentions
But it's you who takes my pain away
You know it's you who keeps me wide awake
You know it's you...it's you

This is our time to run away
It's our time we don't have to stay here
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you
This is our time, to forget the past
It's our time we can make it last
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you

Long day,
Stopping me from saying what I want to say
I wish I could do better
But it's you who knows just what I mean
You know it's you who sees what can't be seen
You know it's you...it's you

This is our time to run away
It's our time we don't have to stay here
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you
This is our time, to forget the past
It's our time we can make it last
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you

This is the day we give our own lives away
And we won't do what they say anymore
We won't walk but we'll run
Until all freedom we've won
And we will know what this fight was for

This is our time to run away
It's our time we don't have to stay here
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you
This is our time, to forget the past
It's our time we can make it last
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you

Our time to run away
It's our time we don't have to stay here
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you
Our time, to forget the past
It's our time we can make it last
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you

Jumat, 25 Mei 2012

Ngelangut

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 17.57 2 komentar
Untuk yang kedua kalinya aku sama Gita pergi berpetualang. berpetualang kemana? banyak tempat! tanpa kendaraan pribadi dan cuma berdua. asik ya? kalo Gita itu cowok, mungkin aku bisa suka sm dia wkwk. mau tau gimana ceritanya? cekidot.

Hari ini, aku emang udah berencana buat curhat dulu sama Gita diaula. tapi Gita nggak bisa kalo sebelum Jum'atan karena dia latihan drama dulu. berhubung aku masih nungguin asep, jadilah selama Gita latihan drama aku ditemani oleh asep yang setia, haha.
Tannya nggak bisa ikut, karena..... as ussual, dia nggak bisa kalo disuruh nongkrong diaula lama-lama. kontras sekali dengan aku. aku suka nongkrong diaula. hey, SMAN 11 Yogyakarta had a best aula, right? diaula itu sejuk dan nyaman banget buat kongkow gitu deh. jadila aku hobi banget diaula (ditemani oleh ayam-ayam yang dengan senang hati mengelilingi kita tentunya, haha.)
awalnya diaula ada aku, Gita, Tika, Asep, sama Yayak. tapi pelan-pelan berkurang! Asep pulang bareng Yayak. sedangkan diaula tersisa aku sama Gita Tika. akhirnya jam 1 Tika pulang (mungkin karena risih kali ya dilihatin sama "secret admirer"-nya :p)

Disinilah cerita dimulai *jengjeng*
Aku sama Gita itu punya kebiasaan aneh yaitu, baru bisa konsen curhat setelah aula sepi. and, guess what? aku sama Gita baru mulai "bener-bener" curhat setelah Tika pulang yaitu pada pukul 13.30 hehehe. nggak tau kenapa, kita bisa betah banget diaula ngalahin anak-anak yang pada pacaran lho! hihi. kita baru menyadari sesuatu setelah mamaku nelpon. dalem hati aku bilang, aku jam 3 pulang deh.. kasian Gita jugakalo pulang kesorean.
tapi entah ada angin apa, Gita buka-buka galeri fotoku, dan dia lihat ada foto "Katsu Donburi" yaitu makanan jepang enak kesukaanku sama Gita kalo ke Nagoya.
"Yuk ayo kita ke Nagoya beli ini!!"
"Haiyow Git.."
"Aku serius.."
"Hah? Sumpah kamu serius?"
"Enggak, hehe"
kagol maksimal. tolong diingat. tapi tiba-tiba Gita malah terus membicarakan rumah makan yang deket sama sekolahan, dan aku tahu dia pasti laper banget!
"Mekdi aja yuk!"
"Mekdi mana?"
"Ya Mekdi yang paling deket!"
"Mekdi Sudirman?"
"Yokyok!!"
Akhirnya setelah perdebatan panjang, jadilah aku dan Gita bener-bener ke Mekdi. gila nggak? padahal udah sore banget itu, mana aku sama Gita nggak ada yang bawa kendaraan pribadi lagi.... nekat? iya!

jadiii, kita ke Mekdi Sudirman naik bus. pertama D6 sampe mirota kampus, lalu dilanjut naik jalur 2 sampe ke Perempatan Gramedia pusat, dan lanjut jalan kaki sampe mekdi sudirman. Perjuangan banget nggak sih? tapi dijalan, aku sama Gita nggak berhenti ngobrol, dan itu bikin aku nggak merasa lelah sama sekali.
setelah kita sampai di mekdi sudirman, aku dan Gita yang sudah kelapan langsung memesan dan milih duduk diatas dibagian smoking area. emm, janga berpikir aku dan Gita bakalan ngerokok yaa, hanya saja, kalo makan diatas kita bisa sambil ngelihat matahari dan lebih berasa "Sky Dinning" gitu deh.
aku diem, Gita diem, karena kita lagi makan *ngok* terus aku bilang sama Gita.
"Git, kalo disini sama cowok sambil lihat matahari terbenam enak kali ya? apalagi, saat lihat sunset itu, si cowok nembak kita...."
*Gita batuk*
"Kenapa git?"
"Kita terlalu sehati, yuk. aku juga baru saja berpikir hal yang sama kayak kamu."
aku akhirnya cuma ketawa kecil. dan aku sama Gita akhirnya pulang setelah kita makan, cuci tangan dan ciprat-cipratan air. (apa aku bilang, kalo Gita itu cowok, pasti bakalan romantis!)
Gita pulang naik TJ, aku pulang naik bus kota.

Disini aku baru ngerasain main yang bener-bener main! aku suka banget kalo main pake bus, soalnya itu menunjukkan perjuangan kita sampe tempat yang kita inginkan. berbekal satu kunci dari Tika yaitu "Talk less, do more" aku juga nggak mengeluh tentang semua ini.
Dan disini, aku juga menyadari kalo aku nggak sendirian. aku punya kok banyak temen yang selalu ada disampingku kalau aku lagi susah, sedih ataupun senang. dan salah satunya adalah Gita. dia adalah temanku yang paling enak buat diajak menggalau bareng dan juga curhat  tentang cowok yang kita suka sampe kejeret. Gita dan aku sama-sama doyan curhat sih, jadilah begini :D
Well, makasih ya Git, buat hari ini. aku seneng banget punya temen deket kayak kamu. semoga kita bisa sering-sering kayak gini yaaaa :)
*hug Gita*

Kamis, 24 Mei 2012

D-K-A

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 20.25 0 komentar
kemana aja aku selama ini? kemana? kemanaaa...kemanaaa...kemanaaa.... *malah dangdutan*
haha, maaf ya. aku beberapa hari ini menghilang karena modemku juga lagi sekarat. berhubung aku dan bimar nggak ada subsidi sendiri buat mengisi modem yaaaa *ehem* jadilah kami menunggu jatah dari orangtua and, here we go!

kali ini aku mau sedikit 'frontal' aja sih.
aku lagi kangen maksimal nih sama orang. aku kenal sama anak ini semenjak SMP. nggak deket sih emang, tapi kenal lah. secara banget mamanya dia sama mamaku sama-sama dosen. bedanya, dia lebih muda setahun sama aku (kalo dilihat dari tingkatan kelas) tapi kalo dari umur, tua dia sekitar dua mingguan.
Namanya DKA (inisial) tapi aku sering ejek dia dengan sebutan 'ndut' ya karena aku suka aja sama panggilan itu. dia itu sekarang sekolah di salah satu SMA swasta dijogja. dia pemain basket, dari SMP sih emang kelihatan dia maniak basket pake banget. ya jadilah dia sekarang maskot disekolahnya. nomor punggungnya 4. pas banget sama namanya. huruf pertama adalah huruf nomor 4 dari urutan alfabet. keren yah? :D

anak ini tuh sebenarnya baik banget. dia lucu, suka bercanda, mau bermain dengan siapa saja, supel lagi. walaupun, saat dia lagi emosi, jiwanya yang labil membuat dia sering bersikap nggak bener. aku maklumin aja sih, mungkin dia dari keluarganya memang jarang dapet perhatian. Papanya sibuk kerja dan Mamanya sibuk mengurus dua adiknya yang juga sama-sama laki-laki, makanya dia bebas.
mamanya percaya banget sama aku, sampe-sampe mamanya nyekolahin dia di SMP yang sama kayak aku biar aku bisa memantau dia katanya. ya, mamanya juga sempat kecewa ketika NEM-nya dka nggak mencukupi buat masuk SMA tempatku sekolah sekarang. terpaksa dia harus masuk sekolah swasta. mamanya awalnya 'ngambek' sama dia karena nggak bisa diterima disekolahanku, mamanya ngotot banget dia harus satu sekolah sama aku. aneh ya? nggak tau juga deh.

aku sama dia hubungannya juga nggak bagus-bagus banget. kita itu putus-nyambung. pernah contac, lost, contac, lost, begitu teruuuus. dulu pertama kali aku smsan sama dia, terus nomernya ganti dan dia nggak ngabarin aku. yang kedua, kita sempet chattingan pake media mxit, kali ini aku yang bikin perkara karena aku off mxit buat fokus UN. eh, setelah balik mxitnya dia udah nggak atif. yang ketiga, setelah sekian lama (setahunan lah kira-kira) aku sama dia lost contac, nggak tau dari mana kita bisa saling invite BBM masing-masing. dan sekarang, BBM-nya dia error dan contac hilang lang lang semua. dan dianggak nginvite aku balik. tuh kan lost contac lagi? aneh ya? sepak terjang banget -____-

well, intinya aku cuma kangen diaaaa. aku kangen ngingetin dia nyuci baju, kangen ngingetin dia sholat, makan, mandi, ngajarin dia belajar, jalan-jalan sama dia, rebutan bola basket. sampe kangen dijailin sama dia. ah pokoknya aku miss banget. kamu itu udh tak anggep adikku selain bimar :) jadi aku harap kamu bisa jaga diri ya disana....
if you need me, I'll be there for you #eaaa


Selasa, 01 Mei 2012

sekedar curahan hati

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 19.29 0 komentar
selamat malam pertama dibulan Mei :D
bulan baru dan postingan baru, hihi.
bagaimana awal bulan kalian? seneng? sedih? capek? biasa aja? haha. terserah kalian juga deh.
aku cuma mau cerita nih. aku kok kayaknya jadi gampang sakit ya? memang sih minggu ini jadwal acara sekolah, main sama temen, dan lain lain memang sangat melelahkan. ya beginilah efeknya, melerku jadi kumat, batuk, suara ngilang tiba-tiba, pusing, panas, wah paket lengkap deh -_-
bukan hanya acara yang padat, bahkan sederet daftar 'to do list'-ku yang semuanya isinya ngerjain tugas, menghambat aku buat melakukan refreshing dirumah seperti baca novel, ngenet, nulis cerpen, ataupun nonton film jadi terhambat. semuanya serba nggak enak deh! hari demi hari isinya ulangan, tugas, ulangan, tugas. ya ya ya, aku tau itu resiko seorang pelajar. tapi ya nggak lebay juga *emot rawr*
well, ya ini memang sekedar curahan hati aja sih. nggak ada maksud lain. ya, daripada aku sambat ke orang lain (yang tentunya bikin orang nggak nyaman kalo dijadiin 'tempat sambat' tiap hari) atau blunek mikirin ini sendirian, lebih baik aku nyablak di blog kan ya? karena memang itu fungsi blog :)

Senin, 09 April 2012

Atika Damayanti's

Diposting oleh Indra Ayu Fatmala di 18.46 2 komentar
Happy Sweet Seventeen, tikatiks :D
aku ikutan seneng deh, soalnya kerja keras kita (aku, gita, tannya, asep, sama nisa) nggak sia-sia. kado dari kita adalah scrap book yang dikerjain selama 3 hari :
1. 1 April 2012
2. 6 April 2012
3. 8 April 2012
dan alhamdulilahnya, seteleh melewati berbagai rintangan, keringat, dan air mata *wuss* akhirnya, proyek kita sukses banget!! dan ini hasilnya~












nggak cuma ini lhooo! kita secara mengejutkan bikin surprise dengan mendatangkan langsung artis papan tulis yaitu BONDAN!! *ceritanya pake backsound applause haha* dan ini dia hasilnyaaaa..

 tika yang sudah pasrah dikerjain :p wkwk


 nah, itu tika bondan potong kue.

dan itu saat lagi buka kado dari kita. cie mesranyaa :p


yap, sekian dulu yaa. sekali lagi, happy birthday tika!
keep be our best friend :*

Selasa, 18 Desember 2012

Dreams, You, Him and I #2


....

Lelaki tinggi itu tersenyum manis "Masih ingat denganku?"
"Devon!!" Teriakan Rania menggelegar, ia langsung menghambur dipelukan Devon.
"Apa kabar kamu?" Devon membalas pelukan Rania dengan mengelus rambut hitamnya
Rania melepaskan pelukannya. Hampir terharu dengan hal ini. "Baik, Von. Kenapa kau bisa berada disini?"
"Justru aku yang seharusnya tanya begitu.." Devon duduk di kursi yang tadi dipakai Rania
Rania mengangkat bahu "Ini kampusku. Memangnya salah aku datang kesini?"
"Benarkah?" Mata Devon cerah "Bagaimana bisa kita satu kampus begini?"

Jadilah Rania bercakap dengan Devon. Oh iya kalian belum tahu siapa Devon? Devon itu teman dekat Rania ketika masih duduk dibangku sekolah dasar. mereka memang sangat akrab sampai akhirnya Devon harus mengikuti orangtuanya pindah ke Kalimantan sehingga mereka sempat putus kontak. Thanks to Facebook. Sekolah dasar Rania memang termasuk sekolah yang mengikuti perkembangan jaman sehingga mereka bisa mengumpulkan berbagai alumnus dari segala penjuru Indonesia bahkan dunia. Dan disitulah, Rania dan Devon kembali dipertemukan.

***

"Yang benar saja? Dia satu kampus dengan kakak?" Teriak Geo masih tidak percaya.
"Beneran, Ge. Kakak enggak bercanda, buat apa juga kakak bohong?"
"Kayaknya, dia emang sengaja ngikutin kakak deh.."
Rania mengerutkan kening "Kok bisa gitu?"
Geo mengangkat pundak "Entah, rasa-rasa aja.."
Rania memang beruntung punya adik seperti Geovanni -tapi lebih sering ia panggil Geo- yang memiliki sifat cukup dewasa sehingga setiap masalah yang dimiliki Rania, dia bisa bercerita pada Geo dan meminta saran dari pandangan seorang lelaki.
"Karena, mana mungkin dia rela kuliah di Jogja dan jauh dari orangtuanya kalo dia aja nyaman di Kalimantan.." Geo menyeruput Sodanya "Mengerti maksud Geo, kak?"
Rania mengangguk "Tapi kakak rasa ini cuma... kebetulan. Ya, kebetulan!" Rania berdiri dari sofa dan mondar-mandir seperti seterika berjalan "Geo, coba kamu pikir. Jogja memang kota pelajar dan siapapun akan berbondong untuk kuliag disini. Masalah dia jauh dari orangtuanya, dia kan cowok. Memangnya tidak boleh belajar mandiri?"
Geo hanya memberikan senyum khasnya -yang baru disadari Rania ternyata sangat manis- "Kita tunggu saja cerita berikutnya, kak.."
".............."

***

Kampus sudah sepi pada jam pulang kantor seperti ini. Riko masih sibuk dengan ritualnya mengerjakan tugas diselasar kampus sembari mendengarkan lagu. Ya, lumayan untuk menjadi moodbooster, pikirnya. Entah sore ini terasa berbeda dari biasanya, pikirannya melayang jauh dan jauh dibawah angin.

"Maura, tolong jangan bersikap kekanak-kanakan seperti ini..." Riko memohon.
Air mata masih jatuh bergelinang di pipi Maura "Kenapa? Memangnya kenapa kalo aku seperti ini? Apa pedulimu, hah?"
"Maura, aku mohon dengarkan aku.." Riko sudah berusaha menggenggam tangan Maura, tapi gagal. Emosi memberi kekuatan pada Maura untuk melepas genggaman Riko.
"Pergi kau, Brengsek! Aku tak ingin melihat wajahmu!"
"Maura, dengarkan aku! Ini hanya salah paham.."
"Apa menurutmu dengan semua bukti ini hanya salah paham, hah?"
Maura menghamburkan semua foto-foto yang menyulut emosinya. Riko mengepal tangannya, berharap ia tidak akan lebih emosi dari ini. Hening.
Tangis Maura semakin menjadi. "Riko, dengarkan aku. Pernah kau merasakan betapa sakitnya seorang wanita yang menerima foto seperti itu? Pernah?"
"Maura, itu tidak..."
"Omong kosong!" Maura menjerit sejadinya "Kau memang brengsek, Riko. Jangan pernah temui aku barang sekalipun!" Maura mengambil tas dan beranjak dari tempat duduknya. "Oh iya satu lagi, mulai sekarang hubungan kita berakhir!" Maura segera berlari secepat mungkin.
"Maura! Maura!" Riko yang tidak berhasil mengejar Maura akhirnya melimpahkan emosinya dengan menonjok tembok rumahnya. Sekali, dua kali, berkali-kali hingga tangannya biru lebam disertai darah segar yang menetes sedikit demi sedikit. Pikirannya melayang, teringat akan seseorang.
"Rania... Maafkan aku.."

"Permisi.."
Suara itu menghamburkan lamunan Riko "Ya?"
"Boleh aku duduk disini? Sepertinya tidak ada orang lain di selasar, hehe."
Riko tersenyum "Kau mahasiswa baru? Duduklah.."
"Terimakasih. Mari berkenalan.."
Riko menjukurkan tangan "Riko, Fakultas Teknik Sipil.."
Lelaki itu membalas tersenyum "Devon, Fakultas Hubungan Internasional."
"Hai, salam kenal Devon." Riko menjabat tangan Devon dengan Ramah, seperti biasanya.
Akhirnya mereka berdua terjebak dalam obrolan pria yang dianggap Riko cukup menyenangkan. Mereka ternyata memiliki hobby yang sama pada bidang otomotif. Karena terlalu bersemangat bertukar info, Riko tidak sengaja menjatuhkan notes kampusnya. Diluar dugaan, ia masih menyimpan foto Rania di notesnya itu. Apalah daya? Devon telah menangkap basah kejadian itu.
Devon mengambil foto Rania dan mengerutkan kening "Kau mengenal Rania?"

-To Be Continued-
-AF-


Minggu, 16 Desember 2012

Dreams, You, Him and I #1

"dan semuanya berakhir sampai disini. Mereka hidup bahagia dan mengucapkan janji setia. Live happily ever after."

Rania menghela nafas lega. Akhirnya, tulisannya yang kedelapan baru saja selesai, ia bahkan sudah tidak sabar mengirimkannya pada redaksi. Rania memang selalu sibuk dengan PC kesayangannya semenjak menjadi penulis di redaksi majalah kampus. Bidangnya? Jangan ditanya, tentu saja membuat fiksi. Memang hobi itu bukan hal baru bagi Rania.

Jam dinding kamar Rania menunjukkan pukul tiga dini hari. Setelah menghela nafas panjang, ia mencoba berbaring dikasur kesayangannya. Memang dia kekurangan tidur saat ini. Kelas pertama dimulai pukul tujuh. "Cukuplah aku berbaring sebentar.."

***

"Maaf, aku tidak bisa membawamu pergi.."
"Kenapa? Apa yang kau tunggu?"
"Waktu yang tepat. Tunggulah waktu yang tepat.."
"Kapan itu?"
Ia hanya tersenyum manis kepada Rania. "Pergilah Rania, aku akan menjagamu.."
"Tapi, aku hanya ingin bersamamu. Siapa kau?"
"Suatu saat kau akan tahu.."
"Tunggu... Hey! Tunggu.."

***

"Baiklah sekian rapat hari ini, kalian bisa kembali pulang." Pimpinan Redaksi majalah kampus menutup rapat rutin mingguan. Pengurus Redaksi mulai meninggalkan ruangan rapat, hingga tersisa ia dan Rosa. Setelah selesai dengan beberapa berkas yang sudah di tanda tangani, Rania segera bangkit dan berniat meninggalkan ruangan rapat.
"Rosa, kau ada kuliah?"
Rosa yang masih sibuk dengan laptopnya menengadah "Tidak.." Sejenak ia melirik jam tangan hijau yang melingkar manis dipergelangan tangannya "Aku kuliah jam dua.."
Rania mengangkat bahu "Kau berminat ke kafetaria?"
"Tentu saja jika..." Rosa memotong kalimatnya
"Kau dapatkan Hot Cappucino dariku.."

Dengan senyum penuh kemenangan, akhirnya Rania berhasil membawa Rosa ke kafetaria. Rosa tidak tahu saja apa yang akan Rania bicarakan padanya. Setelah memesan Hot Cappucino dan Soft Pure Milk, Rania dan Rosa duduk diujung kafetaria. Tempat favorit Rania, tentu saja.

"Rosa, bolehkah aku bertanya padamu?"
"Mau bertanya apa?"
Pesanan datang "Terimakasih.." ucap Rosa perlahan
"Tentang...."
"Apa? Kau dihantui mimpi itu lagi?"
"Aku sudah mengalaminya selama tiga hari berturut-turut, Ros."
"Rania dengarkan aku.." Rosa menatap Rania dengan penuh keseriusan "Aku sudah bilang kan padamu? aku memang bisa mengerti dan aku tahu apa maksud dari mimpimu."
"Lalu?"
"Tolong, jangan memotong atau aku akan berhenti."
Rania terdiam, memilih mengalah.
"Aku memang tidak tahu siapa orang dimimpimu itu. aku tidak tahu dengan jelas dimana ia bertemu denganmu.." Rosa menyeduh Cappucinonya "Tapi aku tahu, dia tak akan meyakitimu. dia hanya ingin membantumu.."
"Membantu dalam hal apa?"
"Entah..." Rosa memainkan sendok. "Aku tahu dia orang yang baik, kau tidak perlu khawatir."
Rania mengehla nafas "Ia benar-benar membuatku hampir mati penasaran."
"Bagaimana kabar Riko?" tanya Rosa mengalihkan pembicaraan
Rania mendelik kaget "Ada apa kau menanyakannya?"
"Aku dengar dia menjalin hubungan dengan adik tingkatnya. Mahasiswi Baru Fakultas Teknik.."
"Apa peduliku?" senyum sinis tersinggung dr bibir Rania.
"Kau tidak cemburu?" tatapan menyelidik Rosa mulai tampak
"Aku tidak peduli padanya.."
Emosi yang menyulut Rania membuatnya enggan untuk berada lama dengan Rosa, sahabatnya. Ia memang yang paling mengerti Rania tapi terkadang Rosa juga bisa sangat menyebalkan. Setelah mengangkat tas dan membawa beberapa literatur, Rania memilih pergi.
"Rosa, aku harus masuk kelas."
"Baiklah. Terimakasih untuk ini.."
"Tidak masalah."

Sembari membetulkan kacamatanya, Rania berjalan dengan rambut terhembus angin menuju kelas. Cantik sekali. Siapapun lelaki normal yang melihatnya pasti akan mengakui kecantikan dara sembilan belas tahun ini. Rania tahu, kelas masih akan dimulai lima belas menit lagi dan ia memutuskan untuk membaca buku literatur yang sudah ia pinjam dari perpustakaan. Membaca dapat menenangkan hati gundahnya.

"Rania?"
Rania menengadah dari bukunya dan terkaget melihat siapa yang ada didepan matanya.
"Kamu benar Rania Chantika?"
"Loh kamu...."

-To Be Continued-

-AF-


Minggu, 18 November 2012

pemikiran modern

menurut kalian, aku harus nanggepin gimana ketika orangtua-ku bilang "apa yang kamu gak bisa? usahakan biar kamu bisa! gak peduli gimana caranya, mau kamu nyontek, minta soal dari kelas lain. gimanapun yang penting nilaimu bagus!" kreeek </3
kalian gak akan tau gimana sakitnya ketika orangtua kalian ngomong kayak gtu sama kalian. apa artinya sebuah goresan diatas kertas? apakah menjamin bakalan bikin hidupku lebih baik kalo aku dapet nilai bagus? yakin gak tuh gelandangan pengamen yang ada dijalan sekarang dulu bukan bekas juara kelas disekolahnya?
aku kira pemikiran orangtuaku udah modern dengan perkembangan jaman. ternyata enggak, orangtuaku masih kolot. mengutamakan kuantitatif dibanding kualitatif. jauh tertinggal dengan pemikiran orangtua yang sudah modern yang meyakini bahwa masa depan gak butuh orang pinter, tapi butuh orang cerdas, aktif, komunikatif, dan kreatif.

Published with Blogger-droid v2.0.6

Minggu, 11 November 2012

Sunny & Luna - It's Me

hai bloggie. kali ini aku mau share lagu korea yang bagus nih buat kalian. lagu ini OST. To The Beautiful You yang paling aku suka, soalnya dalem banget. cukup baca saja english translation-nya untuk  tahu artinya :)


Sunny & Luna - It's Me


Romanized:

 Saranghae saranghae saranghae
Cheon beoneul marhaedo mojara
Keuriwo keuriwo keuriun
Sunkanmada deo keuriwo
 Bureugo bureugo bureumyeon
Jakkuman tteooreuneun eolkul
Barago barago baramyeon
Eonjenkan niga nae mam arajulkka
Ojing neobakke moreuneun geureon naya
Neomaneul saranghae jul saram baro naya
Neol mannan sesanginaegen
 Gijeok gateun ilira keureon geoya
Ojing neomaneul wonhaneun geureon naya
Neomaneul jikyeo jul saramdo baro naya
 Nigyeote neoman paraboneun
Keuge naya miryeonhan naya
 Ni eolkul keurida jamdeulmyeon
Kkumsogeseorado mannalkka
 wonhago wonhago wonhamyeon
Eonjenkan niga nae mam arajulkka
Ojing neobakke moreuneun geureon naya
Neomaneul saranghae jul saram baro naya
Neol mannan sesanginaegen
 Gijeok gateun ilira keureon geoya
Ojing neomaneul wonhaneun geureon naya
Neomaneul jikyeo jul saramdo baro naya
 Ni gyeote neoman paraboneun geuge naya
 Nae maeumi marhajanha
Neoppunirago marhajanha
 Neoreul neoman saranghaneun
Ireon naya ike naya
 Ojing negeman deullyeo jul sarangyaegi
Han sarammaneul saranghaetdan geureon yaegi
 Honjaman ganjikhae amudo moreuneun
Sarangi baro naya
Ojing neol wiihae bureuneun sarangnorae
Ojing naegeman teullineun geureon norae
Neul gyeote negeman deullyeo jul
Sarang norae bureuneun naya

English Translation:


I love you, I love you, I love you

Even if I say it a thousand times, it’s not enough

I miss you, I miss you – each moment that I miss you, I miss you more
I call you and call you and call you and your face keeps floating up
If I hope and hope and hope, will you know how I feel someday?

It’s me who only knows you – the person who will only love you is me
It’s because meeting you was like a miracle to me
It’s me who only wants you – the person who will only protect you is me
It’s me who is only looking at you by your side, a fool

I draw out your face – will I see you in my dreams when I’m asleep?
If I want you and want you and want you, will you know how I feel someday?

It’s me who only knows you – the person who will only love you is me
It’s because meeting you was like a miracle to me
It’s me who only wants you – the person who will only protect you is me
It’s me who is only looking at you by your side

My heart is speaking, it’s saying that it’s only you
I love you, I love you alone, that’s me
This love story is only for you to hear
A story about how I loved only one person
Keep it for yourself – this love that no one knows about, it’s me

I’m singing this love song only for you
A song that can be heard only by you
It’s me who will always sing you this love song for only you

Rabu, 31 Oktober 2012

don't judge people by them outfit.

kesan pertama memang sangat penting buat sebagian orang dimana kesan pertama adalah penilaian awal kita terhadap orang itu, terutama aku. aku punya ekspektasi tinggi menilai orang dari outfit mereka terlebih dahulu. dan nggak sedikit yang kadang aku 'judge' punya sifat yang nggak bagus. misalnya kayak cewek kesekolah terlalu modis, aku anggap dia gak peduli sekitar. dan sejauh ini prediksiku sering bener.
eh, tapi ternyata nggak juga lho! ada seseorang yang berhasil mematahkan teoriku ini.

awalnya aku cuma tahu aja siapa dia, dan aku tau juga reputasinya dia buruk. aku rasa, aku nggak perlu ya mengenal dia lebih dekat karena aku yakin semua yang ada didirinya itu buruk. itu DULU ya. sampai suatu hari kita jadi lebih sering bertemu. aku amatin tingkah-polahnya dia yang nggak berubah, masih kayak dulu yang sering bolos sekolah, terlambat, dan lain-lain. tapi disisi lain, aku melihat dia adalah sosok "Lelaki Sejati", kenapa? entah. aku merasa dia itu sangat dewasa, dia nggak egois kayak temen-temenku lainnya yang nakal. misalnya, waktu kita lagi membicarakan sesuatu, dia pasti selalu meminta persetujuan sama anak-anak yang tergolong apatis. dia orangnya sabar, buktinya? dia bisa mengatasi banyak orang secara "keep calm" tapi tetep tegas meski kadang dia dicuekin. dia punya jiwa pemimpin yang tinggi, kalau menohok orang secara halus rasanya lebih sakit daripada dia teriak buat bentakin orang. dan terakhir yang bikin aku sangat terkesan....... dia halus sama cewek (ini sih yg aku rasain ttg sikap dia ke aku). dia selalu tersenyum saat ketemu aku, minta izin kalau mau pinjem barang dan dikembaliin, selalu minta pendapatku saat musyawarah, nggak pernah ngomong kasar sama aku, bahkan secara nggak langsung dia berusaha melindungi (ini cuma perasaanku lho ya,just feeling)

eh, tapi pernah tuh disuatu moment saat aku harus maju dan berbicara, aku melihat semua pendengar secara rata (kebiasaan) sampai akhirnya mataku mentok ke dia. glek, nggak ngerti aja sama tatapannya yang aneh. aku lihat sinar matanya seperti orang yang "tertarik" terhadap sesuatu dan aku anggap dia tertarik dengan topik obrolanku dan baiklah bisa diterima. itu kali pertama. kali kedua di moment yang sama, sekarang ditukar dia sebagai pembicara dan aku sebagai pendengar. dia juga ngelihat ke semua pendengar saat itu sampai akhirnya, mentok lagi deh pandangannya. dan saat itu dia tersenyum sama aku.
kali ketiga moment yang sama seperti kali pertama. aku ngerasa dia salah satu cowok yang tenang mendengarkan materiku (padahal dia cowok yang dianggap 'nakal' ya?) sedangkan temen cowok lainku juga hening tapi nggak ada yang terfokus. dan aku suka banget saat aku ngomong dia memerhatikan dengan bener dan..... aku suka senyumnya. itu baru namanya cowok yang menghargai cewek!

nggak bermaksud apa-apa, bloggie. aku cuma pengen share tentang orang ini ke kalian biar kalian tahu kalo sebenarnya dia itu baik, hanya saja sifat baiknya itu ketutupan sama masa labilnya dia yang lagi nakal-nakalnya. dan, kalian tau nggak? teoriku itu bisa bener-bener patah tah tah gara-gara orang ini. selamat ya, kamu berhasil bikin aku kagum sama kamu :D

dan buat bloggie, semoga kalian bisa mengambil hikmah dari semua ceritaku ini ya. besok lagi jangan langsung 'judge' orang dari penampilannya karena, penampilan bisa menipu. padahal hati yang tulus bisa juga terpendam didalam penampilan yang sederhana, betul? :)

Senin, 08 Oktober 2012

buat kamu

nggak capek ditolak? nggak capek sakit hati? nggak capek ngejar cewek? itulah kamu. kamu terlalu egois! km nyakitin perasaanmu sendiri hanya karena hawa nafsu yang sementara. aku ada disini, masih disini. diam dan nungguin kamu tp km malah mengorbankan perasaanmu buat yg gak pasti dan nyakitin aku yg nungguin kamu. denger ya, aku sayang sm kamu dan km harus tahu kalo aku nggak gampang sayang sama cowo. jadi, kalo km yg udah aku sayangin segini dalem malah nyakitin.... fine! aku yang mundur. aku bakalan move. dan inget, suatu saat kamu bakalan menyesal! karma masih berlaku bos, dan aku percaya. oke, makasih juga ya atas lukanya.. smell like worst level of bosok =))

Published with Blogger-droid v2.0.6

Minggu, 30 September 2012

exam syndrome

sakit. iya, itu exam syndrome yang ada di aku. nggak tahu gimana pokoknya baru terasa kelas saat ujian kenaikan kelas, waktu aku duduk dikelas 8 SMP. dua hari sebelum ujian, tiba-tiba flu dan demam. sampai nggak bisa konsen ngerjain ulangan. dan hal ini berlanjut saat aku dikelas 9 SMP. menjelang Latunas aku sakit, menjelang UTS dan UAS aku juga sakit, sampai puncaknya sehari sebelum UN SMP berakhir. malemnya aku demam, flu, pilek dan pusing. nggak bisa belajar, padahal hari terakhir IPA dan beruntungnya dikelas aku masih bisa mengerjakan dan seperti prediksi, nilai IPA-ku paling jeblok dari nilai mapel yang lain.
well, dan itu ternyata kebawa sampai sekarang aku duduk dikelas 12. besok adalah UTS terakhirku di SMA. dan........ lumayan menempel di otak nih bayang-bayangnya. sampai kemarin jum'at malam aku demam dan sabtunya aku keringat dingin sepanjang hari (padahal hari itu aku olahraga) dan hari ini aku mulai bersin-bersin. ya ya ya, aku tahu itu gejala sakit. semoga saja nanti malem nggak demam dan bisa tetap sehat selama UTS daaaaan seterusnya ^^ amin...

Kamis, 27 September 2012

Kenapa Harus Waktu Kuliah?

aku sering nanyain itu sama orangtuaku, terutama Papa. banyak sekali pertanyaan yang dijawab Papa dengan "Besok aja waktu Kuliah.." dan aku penasaran, kenapa harus selalu dijawab kayak gitu?
well, akhirnya aku mulai sedikit mengerti tentang itu semenjak percakapan beberapa hari yang lalu.

aku masih tengkurep didepan TV sambil menyalin catetan fisika yang belum sempat terselesaikan. Bimar dan Mama udah tidur sedangkan Papa masih nemenin aku sambil nonton politik (seperti biasa). sebenarnya nggak ada motivasi khusus aku masih melek semalam itu, aku cuma nungguin SMTown, hehe. Papa seperti biasa menonton dengan anteng dan mencermati, sesekali mengomentari kalo pendapat ada yang tidak cocok dengan prinsip beliau. kadang ketika iklan, Papa ngomelin aku karena nggak pakai kacamata, nggak lama ya sekedarnya aja.
setelah catetanku selesai dan kebetulan SMTown sudah mulai, Papa mau ngalah dan ngizinin aku nonton. padahal aku bisa nonton di TV belakang, tapi nggak dibolehin sama Papa. yaudah akhirnya aku dan Papa nonton bareng. Papa paling sering mengometari penampilan Boyband ketimbang Girlband yang menurut beliau terlalu "ngondek" ._.v
terus nggak tahu kenapa, waktu SNSD tampil aku nyeplos bilang "Enak kali ya punya badan kayak mereka, udah langsing putih lagi.."
Papa langsung nanggepin "Kok ngomongnya gitu?"
Aku kaget, nggak sasar habis nyeplos apa "Emm, ya bener kan pa?"
nah, disinilah percakapanku sama Papa dimulai. Papa marah, emm bukan lebih tepatnya jengkel. beliau nggak suka anaknya mungkar nikmat sama Allah. Papa sering bilang kalau aku ini sebenarnya manis, hanya saja ketutupan dengan fisikku yang gemuk kayak gini (iyalah mana ada orangtua yang mau menjelekkan anaknya, pikirku). Seolah bisa membaca pikiranku, Papa langsung mengutarakan kenapa beliau bilang begitu. banyak teman Papa yang bilang seperti itu katanya. ya aku sih diem saja.
tiba-tiba aku teringat dengan seseorang, terus aku cerita sama Papa, "Tapi Pa, aku punya temen cowok. dia suka sama cewek putih. bahkan saking butanya dia suka sama cewek putih, dia pernah naksir cewek yang 'sedikit aneh' tanpa menganalisis pribadinya. eh, begitu tahu dia langsung ilfeel. nah gimana tuh, Pa? kalo semua cowok kayak gitu, nggak ada yang mau dong sama aku?"
Papa cuma senyum, "Naksir mba sama cowok itu?"
*JLEB* aku cuma bisa diem. emang bener kata orang, paling susah bohong sama orang tua.
Papa ketawa sekarang sambil ngelus kepalaku "Gini ya mba, inget Oom Ambar?" aku mengangguk
"Tau nggak kalo Oom Ambar dulu bintang kampus?"
"Wooo, yang bener? tapi iya sih Pa, kelihatan gantengnya.. *terbayang Pak Dwi*"
"Nah, Oom Ambar dulu pacarnya cantik-cantik banget. Papa inget hampir setiap berapa bulan sekali ganti pacar dari fakultas yang beda-beda. mulai dari yang cantik tapi judes sampe yang jelek tapi kaya. macem-macemlah. Kalo ikut istilah jaman sekarang ya... Playboy."
"Terus?"
"Kalau Playboy, pasti akan menilai cewek itu dari sekilas kan? kenapa Oom Ambar bisa bilang mba manis, tapi temen-temen sekolah mba gak ada yang bilang?"
*geleng kepala* "Nggak tahu, emang kenapa?"
"Anak SMA itu masih idealis mba. kalo dari sisi seorang cowok, siapa sih yang nggak pengen punya cewek sesuai kriterianya? mereka pasti memperjuangkan apa yang mereka inginkan. seperti Papa dulu, tipe Papa ya yang Mancung, hitam manis, rambutnya lurus panjang. Papa pernah merasakan jadi anak SMA, mba."
"Terus gimana kok Papa bisa dapetnya kayak Mama gitu?"
"Nah, sampai pada suatu titik cowok akan kehilangan sisi idealisnya itu mba. mereka akan mulai melupakan penampilan fisik, disisi lain mungkin saja mereka lelah mencari pacar cuma buat 'pantes diajak jalan' aja. suatu saat nanti mereka akan melupakan hal itu dan akan mencari sesuatu yang jauh lebih mereka butuhkan dari sekedar fisik yaitu kenyamanan dan obyektifitas."
*makin tertarik mendengar*
"Nah itu kenapa Oom Ambar bisa bilang mba itu manis dari awal ketemu. karena Oom Ambar sudah melewati masa itu mba. Oom Ambar lihatnya benar-benar dari sisi pria buka remaja."
"Papa nggak cuma nyenengin aku kan?"
"Loh, kok nyengengin? Papa ngomong beneran ini. makanya kenapa di masa sekolah Papa nggak pengen mba Ayu pacaran dulu? ya ini mba... anak SMA masih terlalu idealis, sedangkan yang sudah memasuki tahap universitas, masuk ke umur kepala dua. mereka akan lebih mengerti apa yang Papa omongin."
"Oh, jadi anak kuliahan itu sebenarnya obyektif?"
"Iya, anak kuliahan jarang sekali mencari cewek cuma buat diajak main-main. mereka sudah berani mulai berpikir serius."
*ngangguk-ngangguk*
"Jadi, Papa pengen itu semua nggak usah dipikirin. mba gemuk ya biarin aja gemuk, memang kenapa? yang penting mba itu pede, ramah sama cowok, jangan nyenthe, jangan suka marahin apalagi bentakin cowok. cowok nggak suka digituin. Percaya deh sama Papa, hidup ini dijalanin aja.. Mba Ayu orang baik, dari keluarga yang insyaAllah baik juga. jadi Papa yakin besok menantu Papa  pasti baik dan juga sukses.."
"Amin... mau satu lagi!!"
"Apa?"
"Dapet bonusnya Ganteng dong.. *ketawa*"
"Ya Amin, seganteng Bikun.."
"NICHKHUN!!! bukan Bikun -_____-"
*ketawa*

Disitulah akhir percakapan kita, setelah ngobrol sedikit basa-basi aku sadar kalo omongan Papa bener banget. aku segera balik kamar, udah mbrebes mili nggak tahan pengen nangis. akhirnya mulai sekarang aku mau memantapkan hati buat menjalankan masa SMA ini senyaman mungkin selama aku bisa. masalah cinta? let it flow ;)

Senin, 03 September 2012

tidak terdefinisi

aku hanya tidak bisa mengalihkan pandangan darimu.
aku hanya tidak bisa mengalihkan pikiranku darimu.
aku hanya tidak bisa mengalihkan perhatianku darimu.
aku hanya tidak bisa mengalihkan perasaanku darimu.
dan,
aku hanya tidak bisa berhenti untuk mengkhawatirkanmu.

random dan tidak terdefinisi.

Senin, 20 Agustus 2012

Idul Fitri 1433 H

sawadee kha, blogger!
so glad to meet you again. kali ini masa pertemuan kita di moment Ied Mubarak nih, sebelumnya aku mau mengucapkan :
"Taqabbalallahu minna wa minkum taqobbal ya kariim. Minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin.."

lebaran tahun ini, enggak beda jauh sama lebaran-lebaran sebelumnya. seperti biasa, rumahku bakalan rame kedatangan saudara-saudaraku dari Jakarta dan Bekasi. kalo kayak gini sih pasti ada suka-dukanya ya. seperti....

kalo sukanya jelas, siapa sih yang gak seneng kalo ada saudaranya dateng kumpul rame-rame? makan bareng-bareng, bagi-bagi tugas siapa cuci piring, siapa jemur baju, siapa beres-beres rumah, siapa setrika dan siapa yang jaga keponakan. as well, gak akan ditemuin dihari-hari biasa. udah beberapa tahun terkahir, aku dapet tugas ngurusin keponakan-keponakan (iyalah, mana mau sepupu-sepupu aku ngurusin anaknya, mereka sih lebih milih setrika atau ngapain). aku sebenarnya punya sepuluh keponakan (wehee, ini anak manusia apa anak tikus ya banyak amat :p)
1. keponakanku yang paling tua namanya Rifky, sekarang kelas satu SMP.
2. yang kedua namanya Astri dia kelas 4 SD sekarang.
3. yang ketiga namanya Dinda, kelas 2 SD sekarang.
4. yang keempat namanya Anggi, TK Besar kalo gak salah.
5. yang kelima namanya Dana, kalo gak salah sekarang TK Kecil.
6. yang keenam namanya Ukasa, sekarang 3 tahun umurnya.
7. yang ketujuh namanya Fiji, umurnya sekitar 2 tahun.
8. yang kedelapan namanya Arka, umurnya sekitar dua tahun juga.
9. yang kesembilan namanya Kheara, umurnya 16 bulan.
10. yang kesepuluh namanya Nayla, umurnya 13 bulan.
waha, hafal kan aku? iyalah, secara dari umur berapa aku yang ngurusin. 2 kali lebaran! haha. Nayla itu, dulu waktu umurnya 2 Bulan aku  yang ngurusin, sekarang udah bisa jalan aja tuh anak :D
jadi, imagine that semua ponakan itu numpuk dirumah dan aku sama bimar yang harus ngurusin mereka? LOL banget kalo dinget-inget. semacam kalian nonton TV Shows yang judulnya "Hello Baby" :p
satu lagi, kalo lebaran gini makanan terjamin! ada aja yang bisa dimakan, gimana gak makin bulet aku kalo kayak gini -_______-

kalo dukanya adalah.... kalo kumpul keluarga gini Quality Time sama Papa Mama berkurang. Papa tipe orang yang pendiem, jarang banget mau kumpul sama keluarga. kalo Mama, udah ketemu keluarga langsung ngobrol banyak. ya.. seems so far at that time.
satu lagi, masalah kenyamanan. ya kita tau, walaupun kita semua saudara tetap saja didikandikeluarga akan berbeda dan mungkin itu yang  berpengaruh sama yang terjadi sekarang-sekarang saat lebaran.
example, aku paling benci orang yang mau masuk kamarku tanpa 'KETUK PINTU' super nggak suka! gak cuma saudara, Papa sama Mama aja sering aku betein kalo buka kamar gak pake ketuk dulu, nggak perlu dipasang tulisan kan? again, aku paling gak suka sama orang yang nginjek-nginjek kasur. kenapa? ya bayangin aja deh, kalo kasur diinjek-injek berasa keset dong? sama aja kalian tidur dikeset yang banyak kotorannya terus kena badan kalian dan nempel ditubuh gitu? big iyuh, dan banyak saudaraku yang do this. again, aku benci banget yang namanya makanan atau minuman sisa. hey, banyak orang yang kekurangan makananan diluar sana dan kalian buang-buang makanan? kenapa gak ambil seperlunya sesuai porsi biar habis? aku sendiri jarang banget nyisain makanan, kecuali bener-bener aku gak kuat dan hampir muntah. selama nggak kayak gitu, aku akan berusaha menghabiskan makanan itu, menurutku buang makanan sama saja buang rezeki. kalo udah berani buang rezeki yang dikasih sama Allah sih, ya jangan protes kalo rezekinya dikurangin, kebanyakan sih sampe dibuang-buang kayak gitu... ya nggak?

tapi sejauh ini, papa sering bilang "Kalo kayak gitu, jangan selalu mengeluh mba, momen kayak gini gak akan berjalan setiap hari. nikmatin aja suasana kayak gini.."
yah, over all I love Lebaran dan semua suka-dukanya ;)

Rabu, 08 Agustus 2012

Serba Salah

akhir-akhir ini, aku merasa sering banget salah dalam banyak hal.
hal apa aja? macem-macem. salah ngomong, keceplosan, salah berbuat, dan salah tingkah.
iya semuanya salah............ aku bingung nih kalo gini terus.
apa aku mending diem aja ya? memendam semuanya sendiri gitu?
semacam menyakiti diri sendiri biar orang lain gak sakit hati...
tapi emang aku bisa? dan haruskah melakukanya? ._.

Senin, 06 Agustus 2012

Childish

Childish adalah sebutan lain untuk sifat yang "Kekanak-kanakan".
aku nggak tahu kenapa, banyak orang yg beranggapan aku ini childish.

Mama :
"Ma, aku pengen yang ini..."
"Shaun the sheep lagi?"
"Yaudah yang ini aja.."
"Pink lagi?"
"Yah, yang mana dong? ngga ada yang bagus lagi.."
"Aduh mba, kamu ini badan aja yang gedhe tapi masih kayak anak kecil. Semua barang warnanya pink, boneka setumpuk. Mama belum pernah tau mba bener-bener tertarik sama barang yang warnanya bukan pink.."
"....."

Papa :
"Pa.. Papa..."
"Kenapa mba? Kok belum tidur?"
"Sesek... nggak bisa napas"
"Udah makan?"
"Belum.."
*akhirnya disuapin papa*
"Kamu tuh ya mba, kayaknya udah SMA tapi makan aja sering telat. Ayolah mba, jangan diremehin kesehatannya.."
"Pahit.."
"Sepahit apapun, perutnya harus diisi. Belajar mandiri ya mba, jangan kayak anak kecil terus.."
"....."

Bimar :
"Mba, mau pesen minuman apa?"
"Milkshake Vanilla!"
"Susu lagi mba?"
"Iya, kenapa emang?"
"Kayak anak kecil aja mba, sukanya minum susu terus.."
"....."

Amel :
"Ah, kok novel ini sih mel? Aku aja belum baca.."
"Astaga, novelmu kan masih banyak, yuk. mbok jangan serakah, kayak anak kecil aja.."
"....."

Septi :
"Kenapa nggak bisa dateng kalo aku ajak main? giliran temen SMA yang ajak langsung capcus.."
"Gak ada motor yuk, MasyaAllah.."
"Bohong!"
"Mbok nggak kayak anak kecil to yuk, aku nggak suka kamu su'udzon gitu.."
"......"

Mas Abi :
"Mas tuh gitu, selalu lupa tanggal ulang tahunku. padahal aku selalu inget tanggal ulang tahunnya mas.."
"Hiiiih, dasar anak kecil. Yaudah, maafin mas ya Ai.. mas kan kalo Desember tutup buku jadi sibuk.."
"Anak Kecil?"
"Iya, anak dewasa mana yang mau menuntut masnya saat masnya lagi sibuk kerja?"
"....."

STOP!
Kalo aku uraikan semua banyak banget tau -______-
yaudah, mulai dari sekarang aku mau belajar buat jadi dewasa deh. kan tahun ini 17 Tahun gitu B-)
okedeh, dukung perkembangan kedewasaanku ya blogger. semoga menjadi lebih baik, amiiin..

Sabtu, 04 Agustus 2012

you're not suggested to read this.



kenapa aku pake judul itu? entah. emang merasa postinganku kali ini nggak penting..
just wanna share unimportant something whose distrubing my mind.
a few days ago, I got a lot to share. tapi, entahlah baru tergugah sekarang.
 
Bu Marthin, guru PKn-ku kemarin Jum'at cerita tentang hakikat manusia pada dasarnya. kali itu, aku merasa nggak seperti pelajaran. Bu Marthin lebih banyak cerita daripada menjurus ke materi. dan, saat itu beliau cerita tentang perjalanan cintanya sama suaminya. aku yang waktu itu duduk didepan sendiri, nggak mungkin nggak mendengarkan cerita beliau dengan baik.  jujur, aku terharu denger cerita beliau. walaupun saat beliau cerita aku dan teman-teman sekelasku tertawa semua. aku membayangkan aja, Bu Marthin yang setegas itu saja bisa dengan setianya menjalani hubungan yang menurutku itu berat banget. moto dari beliau yang aku dapat adalah "Jika saya mencintai lawan jenis, saya hanya ingin satu untuk selamanya.." how wise.. itu kisah Bu Marthin. bagaimana kisahku besok ya? :)

tidak berhenti disitu, akhir-akhir ini aku jadi sering dengerin lagu OST A Walk To Remember yaitu Only Hope. udah cukup lama aku dikasih tau lagu ini, yang aku tahu dulu ini lagu galau, just it. tapi baru beberapa minggu ini aku mendalami makna lagu ini (itu aja karena Gita sering muter lagu itu didepanku, aku jadi penasaran sedalam apa makna lagu itu). dan ternyata temenku bener... aku salah mengabaikan katanya yang masih aku inget "Lagu ini cocok banget buat kamu sama Mister *nama disamarkan*, coba dulu dengerin yang bener-bener.." dan aku hanya lalu menjawab "Ya besok deh.."
ternyata apa? lagu ini menohok banget! aku suka banget sama lirik reffrainnya..
So I lay my head back down, and I lift my hands and pray to be only yours..
I Pray to be only yours.. I know now you're my only hope..

uhuk dasar aku anak kecil nggak pernah mau dengerin kata-kata temenku yang lebih dewasa. sampe sekarang aku nggak berani bilang ke dia kalo aku suka sama lagu ini lebih dari yang dia bayangkan....

Dia...... aku nggak tahu kenapa aku masih stuck sama dia. oke, nggak usah munafik.... cewek mana yang nggak capek sama hubungan kayak gini? kita udah pake semua perasaan kita buat mencintai dia tanpa melirik yang lain. tapi apa yang dia kasih ke kita? NOPE. bahkan secuil perhatianpun nggak ada yang tercurahkan buat membalas perasaan itu. capek mas.... capek. oke aku tahu kamu juga merasakan hal yang sama, cintamu nggak terbalaskan. tapi amati perbedaannya, kamu udah tahu bahwa wanita pujaanmu itu jelas-jelas menolakmu. kamu saja yang menyiksa dirimu dengan masih berharap padanya.
sekarang mari kita tinjau dari sisi pandangku. aku tidak pernah tahu apakah jawaban buat aku, iya atau tidak. bahkan, kamu mungkin tidak menangkap sinyal postif dari aku. asalkan kamu tahu ya mas, aku belum pernah seagresif ini sebelumnya sama seorang cowok. aku nggak minta apa-apa dari kamu mas, aku cuma pengen dapet jawaban, meski aku tidak pernah bertanya langsung tapi aku rasa pertanyaan tersiratku sudah lebih dari cukup untuk dijawab (jika kamu peka). Jika suatu saat, aku menemukan yang seseorang itu, bukan berarti aku melupakanmu. aku hanya menemukan seseorang yang bisa menyembuhkan luka hatiku dari luka yang kamu goreskan, mas :) makasih ya mas, aku harap suatu saat hubungan kita menjadi lebih baik. tak perlu muluk-muluk, jadi teman saja juga cukup kok buat aku..

Apa aku bilang? tulisan ini memang tidak informatif :)
maka dari itu aku tidak menyarankan kalian membacanya, tapi terimakasih buat yang sudah menyempatkan diri untuk mampir mambaca. semoga bisa menjadi pelajaran buat kalian....

Minggu, 29 Juli 2012

Perhaps You

 

Tak tahukah kau seperih apa perasaan hati yang tak berbalas? Menanti sesuatu yang tak kunjung datang?

Hari berganti hari, tapi arah hatiku tak pernah berubah—selalu tertuju padamu. Aku tak pernah jenuh menunggu... menunggu untuk kau cintai. Tapi kau hanya menganggapku lalu. Seperti tak kasat mata aku di matamu.

Terkadang lelah menyuruhku menyerah, memintaku berhenti melakukan perbuatan sia-sia dan mulai mencari cinta baru. Tapi bagaimana mungkin aku sanggup melakukannya, kalau semua tentangmu mengikuti seperti bayangan menempel di bawah kakiku? Dan bagaimana pula caranya membakar habis semua rindu yang bertahun-tahun mengendap di hatiku?

Aku berharap mendapatkan jawaban darimu. Tapi kau tetap membisu, membuatku lebih lama menunggu.

Jumat, 20 Juli 2012

yakin

entah kenapa, aku punya feeling aneh. suatu feeling yang...... kuat. udah lama bgt aku ngerasain ini. udh sekitar dua bulanan yg lalu. entah kenapa aku yakinnya kalau aku menunggu orang yg benar, dia memiliki perasaan yg sama denganku. hanya saja ia menahan perasaannya untukku. perjuangan ini bukan berarti aku menunggu dia untuk melirikku, penantian ini adalah.... penantianku sembari menunggu ia memantapkan hatinya. terlalu percaya diri, bukan? biarlah... biarlah sesekali aku mempercayai hati kecilku. biarlah aku menurutinya. bismillah semoga saja semuanya akan indah pada waktunya :))

Published with Blogger-droid v2.0.6

Selasa, 17 Juli 2012

untitled

"kamu jangan terlalu jagain dia yuk. menurutku dia itu nggak bisa dijagain soalnya dia cuek. menurutku dia juga kalo suka sama cewek pasti bakalan nyari cara buat deketin cewek itu. ya mulai sering ngelihatinlah, senyuminlah, akhirnya jg pdkt. sedangkan kamu selama ini cuma sebatas eyes-to-eyes sm dia. jangan terlalu berharap yuk. kasian dikamunya.."

Published with Blogger-droid v2.0.6

Senin, 16 Juli 2012

awal kelas 12.

kelas 12, tingkatan pusaka dan keramat terakhir untuk semua umat pelajar di Indonesia dalam mengenakan seragam. siapa yang nggak seneng naik kelas 12? semua orang senang karana mereka sudah bisa menempuh tingkat teratas dalam kehidupan berseragam. semuanya senang, akupun begitu. tapi hanya sedikit, sangat sedikit. aku nggak merasakan euforia hari-hari terakhir bersama teman-teman sebelum kelulusan. bukan tidak, semoga saja belum.
oiya, sekedar intermeso. aku menulis ini sambil makan lho. tuh makananku masih utuh disebelah, tadi diambilin sama papaku. papa perhatian bgt ya sama aku? tapi sayangnya aku lg nggk mood makan. kenapa? karena aku habis melewatkan hari yg berat, jadi begini.....

awal kelas 12 nih buat aku :) harusnya menjadi hari yang menyenangkan karena ini hari dimana aku akan menghabiskan perjuanganku buat belajar di SMA. tapi entah kenapa atmosfer badmood udah menyelimuti aku dihari pertama masuk sekolah ini. aku lelah, aku jenuh, dan yang jelas *frontal aja nih ya* aku blm merasa nyaman sama kelasku sekarang. aku merasa bener-bener nggak punya temen (baca: temen yang tulus, bukan temen yang munafik. main satu sama lain hanya untuk 'mencari aman' aja). aku buan tipe orang yang bisa memakai topeng. aku nggak bisa berakting seolah-olah itu bukan aku. seolah-olah semuanya aku tutupi. something like, misalnya kita sok deket sama temen padahal kita tau kita nggak nyaman sama temen itu tapi daripada kita nggak punya temen, makanya kita temenan aja deh sama orang itu. NO! aku bukan orang yang bisa kayak gitu. aku merasa nyaman banget ketika aku bisa berteman sama orang yang bisa tulus banget berteman sama aku dan mau menerima kekuranganku juga kelebihanku (makasih bgt buat: gita, tika, tannya, septarin, dan nisa. makasih buat semuanya... makasih udah bikin aku merasakan indahnya masa putih abu-abu :") ouuuuch, please don't drop, my tears...)
aku sayang banget sama mereka berlima.... sayang banget. merekalah tempatku berkeluh kesah, mereka yang selalu mendengarkan ceritaku dengan segala bumbu humor dan juga mereka tempatku belajar banyak hal mulai dari belajar hemat, menghargai satu sama lain, saling berkorban, rasa percaya, dan masih banyak lagi...
tapi kenapa....... kenapa yaAllah? kenapa harus aku seorang diri yang tercecer dikelasku sekarang? aku bingung. aku buta. bersama mereka, aku lupa caranya menjadi munafik. aku lupa caranya memakai topeng. aku lupa caranya bersikap menjadi seorang 'budak'. karena selama ini, mereka membiarkanku bebas berekspresi, mereka membuka diriku yang sebenarnya, mereka membuatku benar-benar nyaman.
hai kalian berlima, mungkin kalo alian membaca ini agak sedikit lebay ya? hehe. tapi jangan salah, aku sambil nangis loh ngetiknya :' mungkin kalian nggak menyadari betapa hebatnya pengaruh kalian ke aku. tapi beneran, ini yang aku rasain. sebagian dari diriku sekarang adalah pengaruh dari kalian.
sama gita, aku belajar buat mensyukuri hidup. sama tika aku belajar buat tidak banyak mengeluh. sama tannya aku belajar buat menghargai uang. sama septarin aku belajar buat lebih berbakti sama orangtua. dan sama nisa aku belajar untuk lebih giat beribadah.
jadi............. walaupun nggak ada yang sekelas sama aku, jangan ditinggalin yah akunya. ajak-ajakin ngobrol pas istirahat, jajan bareng, kalo istirahat kedua mau pada sholat aku diajak ya hehe.
aku boleh nggak nyaman sama kelasku. tapi aku yakin, ini adalah naskah hidup terindah yang udah dikasih Allah ke aku. dan demi orangtuaku, aku nggak akan mengecewakan mereka! mereka nggak perlu tau bagaimana kondisiku yg begitu tertekan dikelas baruku ini. yang perlu mereka tau adalah, mereka mempunyai putri yang kuat dan berprestasi :)
dan bersama kalian, teman-teman aku janji aku nggak akan merasa kesepian. aku sayang kalian.. *hug*

Sabtu, 14 Juli 2012

kagol

pernah merasakan kagol? ya semacam menunggu lama tapi ternyata apa yg ditunggu itu semu. gak bisa kita dapet. well, intinya saya kagol. sekian.

Published with Blogger-droid v2.0.6

Selasa, 03 Juli 2012

Minuman Favorit

Lagi tergila-gila sama minuman ini nih :3
nggak tau juga sih kenapa bisa fanatik gitu sama teh susu, kalo kata mamaku sih nggak enak dan bikin enek. tapi kalo buat aku enak-enakaja tuh :9
recommend nih, cobain deh! hihi.

Senin, 02 Juli 2012

If we belived...

boros. itu adalah salah satu sifatku yang dulu sangat melekat di aku. aku suka beli barang-barang yang aku anggap bagus, tanpa memikirkan sebenarnya aku perlu nggak sih beli barang itu. semacam...... nggak bisa membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. dulu waktu aku masih SMP dan masih labil, aku suka banget beli barang yang (setelah dipikir-pikir) nggak guna-guna banget buat aku.

beda dulu, beda sekarang. aku SMA ini udah mulai mikir buat nggak 'berfoya-foya' dengan uang dan nggak meminta uang sama orangtua selama kebutuhan tsb bukan kebutuhan sekolah (SPP, buku tulis, LKS/diktat, dll). aku memaksakan diri untuk memilah mana kebutuhanku dan mana keinginanku, dan nyatanya aku berhasil kok.. aku bisa hemat sekarang. aku bisa menahan keinginanku dan mengalokasikan dana keinginanku untuk kebutuhanku. dan sekarang aku rajin nabung juga lho, investasi masa depan juga hehe.

gini, aku mau nyeritain sesuatu sama kalian, beberapa cerita. based on my true story yang terjadinya juga belum lama ini. ini juga nggak jauh dari masalah yang aku ceritain diatas. yuk, check this out :)

sudah sejak sebelum UKK, orangtuaku mengajak diskusi mau kemana waktu liburan kenaikan kelas ini. aku dan bimar (adekku) memutuskan buat nggak liburan, kenapa? selain karena kita tahu orangtua lagi 'merogoh kocek' buat daftarin bimbel aku sama adekku yang barengan naik kelas 9 dan 12, kita juga mau prihatin. daripada uangnya buat jalan-jalan foya-foya, mending uangnya ditabung kan buat tambah-tambah biaya masuk sekolah? (padahal dari hati yg terdalam, aku sama bimar pengen bgt ke Bandung, main di Trans Studio. pengennya udah lama bgt pula) orangtuaku awalnya nggak setuju, terutama mamaku. karena mereka nggak mau mencampurkan masalah sekolah dengan liburan. alhasil, terjadilah sedikit konflik waktu itu. tapi setelah didiskusikan lagi, akhirnya orangtuaku setuju buat nggak liburan.
tapi entah gimana ceritanya (aku inget banget) itu setelah aku UKK TIK dan Bahasa Jawa, sorenya habis maghrib aku sama bimar dipanggil sebentar sm orangtuaku. aku sama bimar yang posisi lagi ujian, takut juga kalo diceramahin. tapi, ternyata enggk loh! papa cerita, barusan beliau dikirimin undangan sama Tante Tety (tanteku yang rumahnya di Bandung) kalau anaknya yang kedua (Nabil) bakalan disunat waktu liburan kenaikan kelas ini. aku sama bimar cuma pandang-pandangan, nggak lama setelah itu mama cerita kalau Pimpinannya yang baru ini orangnya baik hati banget. mama di izinin buat ngambil cuti kerja seminggu (yang biasanya amit-amit susahnya kalo mau cuti). terus papa bilang, kalau liburan kenaikan besok kita bakalan ke Bandung karena harus dateng ke sunatannya Nabil soalnya waktu Sunatan Salman (anaknya tanteku yang pertama) yang bisa dateng cuma papa. aku sama bimar jelas seneng banget dong ya.. bahagia tiada tara!
 
 Trans Studio Bandung, we coming!!! :3

terus setelah itu, cerita yang kedua berhubungan sama cerita yang diatas.
siapa sih yang nggak semangat mau diajak liburan ke tempat yang diidamkan? akulah salah satunya! aku semangat banget buat bikin list apa aja yang bakalan aku beli disana (salah satu kebiasaan yang diajarkan oleh temanku, Tika. biar kita nggak boros karena nggak punya Shopping list, hehe). terus nggak sengaja, aku kepikiran buat nyari MP3 Player mama yang udah lama banget nggak dipake. lumayan kan buat ngirit baterai waktu diperjalanan ke Bandung? hehe. setalah aku tanya mama, ternyata MP3nya masih ada tapi udah rusak, suaranya nggak bisa keluar dengan jernih (semacam mendengung gitu). kecewa sih iya banget ya, aku berpikir buat........... beli MP3 Player baru pake uang tabunganku! iya, aku awalnya udah bertekad buat itu, beli MP3 Player baru yang khusus buat aku dan yang jelas warnanya harus pink! hehe :B
tapi setelah aku buka buku tabunganku, rasa ragu tiba-tiba dateng dan bikin aku berpikir panjang. buat apa sih MP3 Player itu? kan cuma dipakai di saat tertentu kan? dan aku akan membuang uang ditabunganku beberapa ratus ribu cuma buat barang yang nggak begitu berguna buat aku? oke, hal ini sudah sering aku lakukan dan itu berguna banget. aku memberi sugesti pada diriku sendiri kalau uang beberapa ratus ribu itu aku pakai buat beli barang-barang lain di Bandung nanti. lebih berguna bukan? yah akhirnya aku menutup buku tabunganku dan bertekad buat nggak membeli MP3 Player itu untuk waktu dekat ini.
hari minggu kemarin, tepat diawal bulan Juli. mamaku seperti biasa, asik bertelpon dengan sepupu dan budheku yang ada di Bekasi. aku yang duduk disebelah mama, lagi asik minum morning coffee dan mainan hape. nggak berapa lama kemudian, Mba Wiwik (sepupuku yang udah berkeluarga) minta mama buat ngomong sama aku. aku heran deh, tumben banget Mba Wiwik ngajakin telpon. setelah cukup lama basa-basi akhirnya Mba Wiwik bilang "Dek, dikantornya Mba Wiwik kan lagi ada promo MP3 Player tuh, beli 3 dikasih harga 2. Nah, mumpung awal bulan nih dek, Mba Wiwik habis gajian akhirnya mba beliin 3 deh tuh MP3 Playernya. satu buat Dek Ayu, satunya buat Dek Bimar, satunya lagi buat Dek Astri (anaknya Mba Wiwik) warnanya macem-macem loh! tapi kata Dek Astri, kamu suka pink ya? jadi mba beliin deh yang warna pink. terus buat bimar mba beliin warna biru. kan tadi mba habis janjian tuh sama mamamu kalo besok mau liburan di Trans Studio barengan. Mba Wik langsung dari Bekasi nanti sm Dek Astri. Besok Mba bawain MP3 Playernya ya, jadi bisa dipake pas balik ke Jogja...."


 

Guess What? aku cuma melongo denger Mba Wiwik nyerocos kayak kereta api yang remnya blong itu. aku berkali-kali bgt bilang makasih sama Mba Wiwik. aku bingung banget mau ngomong apa. habis itu, sorenya aku cerita ke papa sama mama tentang kejadian diatas. papa sama mama cuma senyum dan cuma sedikit berkomentar "Itu yang namanya Rezeki, Mba Ayu. nggak akan kemana. sama kayak Jodoh."

Well, aku seperti biasa diakhir cerita aku akan ngasih sesuatu yang bisa dipetik dari ceritaku ini.
Seperti kata orangtuaku, yang namanya Rezeki itu nggak akan kemana karena sudah diatur sama Allah. aku yakin, Allah punya rencana besar buat kita entah itu cepat atau lambat. tinggal bagaimana kita menanggapinya dengan berdo'a dan berusaha. see? memilah mana kebutuhan dan mana keinginan itu nggak selamanya buruk. jika memang keinginan kita itu adalah rezeki kita, pasti akan dikasih kok sama Allah. jadi, jika kita percaya pada Allah hidup kita akan indah. percaya apa? percaya kalau Allah punya banyak rencana baik buat kita dan biarkan waktu yang akan menjawabnya :)

Kamis, 28 Juni 2012

bahagia itu sederhana

pernah nggak kalian ngerasain yang namanya bahagia? pernah kan ya? bahagia itu sederhana kok.. sesederhana kita memaknainya.

how if ya, kamu ditatap eyes-to-eyes sama orang yang kamu sayang? bahagia kan? Just simple like that. aku yakin bahagia itu sering sekali terjadi :)

again ya, gimana kalo nama kamu dipanggil dengan lembut oleh orang yang kamu sayang? pasti seneng kan? bahagia kan? bagaimana dia menyebut nama kita dengan cara yang sangat halus it mean dia menghormati kita.

one more one more, lalu bagaimana saat orang itu memegang tangan kita. sama sekali tanpa tekanan, dan paksaan. bener-bener halus dan lembut. yang aku rasa, cukup banget bikin orang gak bisa tidur semaleman. bahagia kan?

the last...... bagaimana rasanya jika sebanyak waktu yang telah Allah berikan ke kamu, kamu merasa sepersekian menit dari itu kamu berada diwaktu yang berjalan lambat disekitarmu hingga terasa tidak ada siapapun kecuali kamu dan dia (something like slow motion on film). oke, ini berlebihan ya. tapi aku merasa setiap orang pernah mengalaminya, hanya saja mereka tidak meyadarinya. well, aku yakin kalo aku punya rekaman hidup yang berupa film, aku pasti akan mengulang-ulang kejadian itu.

nah, jadi aku cuma pengen ngeshare sama kalian. bahagia itu sederhana kok, ya mungkin seperti apa yang aku utarakan tadi hanya sebagian kecil dari beberapa kebahagiaan didunia. mungkin memang sekarang ini perasaanku belum terbalaskan, tapi dengan cara yang sesepele tadi, aku bisa mulai mensyukuri bahwa mencintaimu adalah suatu kebahagiaan tersendiri buatku.
itu kebahagiaanku, kalo kamu? :)

Rabu, 27 Juni 2012

Someday I will be Good Enough

Thai Lyrics :
 
mai roo waa naan kae nai tee chun dtong ton gup took sing
bit bung kwaam jing nai jai took took yaang

took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa
tee chun cher-ee cher-ee roo mai chun feun kae nai

dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun
ror hai ter bert doo lae wung piang kae ter roo suk wun neung

tung tee chun gor ruk tung tee chun gor roo seuk dtae suan leuk kaang nai yung mai glaa

took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa
tee chun cher-ee cher-ee roo mai chun feun kae nai

dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun
ror hai ter bert doo lae wung piang kae ter roo suk wun neung

dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo

dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun ror hai ter bert doo 
lae wung piang ter ja roo waa kon kon nee ruk ter yoo
yung kor hai ter roo suk wun neung

English Translation :

I don't know how much longer that I have to put up with you
I've been hiding everythings in my heart

Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent.. Do you know how much have I have to force myself?

Can't you hear my heart calling for you, loving you
But I can't release my heart out for anyone to know
Can't you hear my heart's waiting there for you
Waiting for you to feel it. I was hoping that you will realize someday

Though I love you, though I feel (your love)
But deep down inside, I can't dare to tell you

Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent. Do you know how much have I have to force myself?

Can't you hear my heart calling for you, loving you
But I can't release my heart out for anyone to know
Can't you hear my heart's waiting there for you
Waiting for you to feel it. I was hoping that you will realize someday

Can't you hear my heart calling for you, loving you
But I can't release my heart out for anyone to know

Can't you hear my heart waiting there for you, waiting for you to feel it
And I was hoping that you will realize that this woman still love you
Any way, some day, you will know

Gun Lae Gun

Thai Lyrics :
 
taa bok waa pleng nee dtaeng hai ter ter ja cheua mai
man aat mai pror mai seung mai suay ngaam meuan pleng tua bpai
yaak hai roo waa pleng rak taa mai rak gor kian mai daai
dtae gap ter kon dee roo mai chan kian yaang ngaai … daai
ter kong koie dai-yin pleng rak maa nap roi pan
man aat ja dohn jai
dtae gor mee kwaam maai meuan-meuan gan dtae taa ter fang pleng nee
pleng tee kian peua ter tao nan
peua ter kao jai kwaam maai laew jai ja daai mee gan lae gan

hai man bpen pleng bon taang dern kiang tee ja mee piang siang ter gap chan
yoo duay gan dtraap naan-naan
dang nai jai kwaam bok nai ga-wee waa dtraap dai tee mee rak yom mee wang
keu took krang tee rak kong ter song jai chan mee bplaai taang

mee kwaam jing yoo nai kwaam rak dtang maak maai
lae tee paan maa chan chai way-laa peua haa kwaam maai
dtae mai naan gor perng roo meua took krang tee mee ter glai
waa taa chee-wit keu tam nong ter gor bpen dang kam rong tee pror lae seung jap jai

hai man bpen pleng bon taang dern kiang tee ja mee piang siang ter gap chan
yoo duay gan dtraap naan-naan
dang nai jai kwaam bok nai ga-wee waa dtraap dai tee mee rak yom mee wang
keu took krang tee rak kong ter song jai chan mee bplaai taang
mee taang dern hai rao dern kiang lae mee siang kong ter gap chan
mee taang dern hai rao dern ruam kiang lae mee siang kong ter gap chan

hai man bpen pleng bon taang dern kiang tee ja mee piang siang ter gap chan
yoo duay gan dtraap naan-naan
dang nai jai kwaam bok nai ga-wee waa dtraap dai tee mee rak yom mee wang
keu took krang tee rak kong ter song jai chan mee bplaai taang

mee taang dern hai rao dern kiang lae mee siang kong ter gap chan
mee taang dern hai rao dern ruam kiang lae mee siang kong ter gap chan

English Translation :

If I said that this song is made for you, would you believe it?
It’s probably not melodious, not affectionate, not beautiful like other songs.
I want you to know that if there’s no love, you can’t write a love song.
But for you, my dear, do you know? I wrote it easily.

 
You’ve probably heard hundreds and thousands of love songs
that’s probably impressive
but with a similar meaning altogether, but if you listen to this song,
a song that’s written simply for you.
For you to understand the meaning of it, our hearts will then have a connection.
Let it be a song on our pathways that consist only voices of you and me.
Together as long as possible.

As the meaning is told in a poetry that as long as there’s love naturally there’s hope.
Means whenever your love shines through the heart, I have a goal.
There is a lot of facts found in love,
and in the past I used the time for the sake of finding the meaning.
But soon, I’d just know it, whenever you are near me,
That if life’s a rhythm, you are as good as the words that is melodious and touching to the heart.
Let it be a song on our pathways that consist only voices of you and me.
Together as long as possible.

As the meaning is told in a poetry that as long as there’s love naturally there’s hope.
Means whenever your love shines through the heart, I have a goal.
There’s a pathway for us to walk side by side and there are voices of you and me.
There’s a pathway for us to walk side by side and there are voices of you and me.

Selasa, 26 Juni 2012

Random

oke kali ini aku gak mau basa-basi deh ya. aku ceritain langsung ajaaa. barusan mamaku cerita kalo si dka *yg tempo hari aku ceritain* bakal kerumah. lah aku kan kaget, ngapain juga dia kerumahku?? eh tiba2 mamaku bilang " ya gpp sih mba, kan biar dia tau rumah kita, jd kalo mau main gampang kan?" how suck --"

yaudah sih ini postingan emang random abis. haduuuuh menyebalkan *jedukin kepala ke tembok*


Published with Blogger-droid v2.0.4

Rabu, 13 Juni 2012

Our Time

Long road,
Of premature decisions leaving me
Cold, with only good intentions
But it's you who takes my pain away
You know it's you who keeps me wide awake
You know it's you...it's you

This is our time to run away
It's our time we don't have to stay here
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you
This is our time, to forget the past
It's our time we can make it last
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you

Long day,
Stopping me from saying what I want to say
I wish I could do better
But it's you who knows just what I mean
You know it's you who sees what can't be seen
You know it's you...it's you

This is our time to run away
It's our time we don't have to stay here
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you
This is our time, to forget the past
It's our time we can make it last
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you

This is the day we give our own lives away
And we won't do what they say anymore
We won't walk but we'll run
Until all freedom we've won
And we will know what this fight was for

This is our time to run away
It's our time we don't have to stay here
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you
This is our time, to forget the past
It's our time we can make it last
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you

Our time to run away
It's our time we don't have to stay here
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you
Our time, to forget the past
It's our time we can make it last
'Cause all the things that I never knew
That I wanted, are here with you

Jumat, 25 Mei 2012

Ngelangut

Untuk yang kedua kalinya aku sama Gita pergi berpetualang. berpetualang kemana? banyak tempat! tanpa kendaraan pribadi dan cuma berdua. asik ya? kalo Gita itu cowok, mungkin aku bisa suka sm dia wkwk. mau tau gimana ceritanya? cekidot.

Hari ini, aku emang udah berencana buat curhat dulu sama Gita diaula. tapi Gita nggak bisa kalo sebelum Jum'atan karena dia latihan drama dulu. berhubung aku masih nungguin asep, jadilah selama Gita latihan drama aku ditemani oleh asep yang setia, haha.
Tannya nggak bisa ikut, karena..... as ussual, dia nggak bisa kalo disuruh nongkrong diaula lama-lama. kontras sekali dengan aku. aku suka nongkrong diaula. hey, SMAN 11 Yogyakarta had a best aula, right? diaula itu sejuk dan nyaman banget buat kongkow gitu deh. jadila aku hobi banget diaula (ditemani oleh ayam-ayam yang dengan senang hati mengelilingi kita tentunya, haha.)
awalnya diaula ada aku, Gita, Tika, Asep, sama Yayak. tapi pelan-pelan berkurang! Asep pulang bareng Yayak. sedangkan diaula tersisa aku sama Gita Tika. akhirnya jam 1 Tika pulang (mungkin karena risih kali ya dilihatin sama "secret admirer"-nya :p)

Disinilah cerita dimulai *jengjeng*
Aku sama Gita itu punya kebiasaan aneh yaitu, baru bisa konsen curhat setelah aula sepi. and, guess what? aku sama Gita baru mulai "bener-bener" curhat setelah Tika pulang yaitu pada pukul 13.30 hehehe. nggak tau kenapa, kita bisa betah banget diaula ngalahin anak-anak yang pada pacaran lho! hihi. kita baru menyadari sesuatu setelah mamaku nelpon. dalem hati aku bilang, aku jam 3 pulang deh.. kasian Gita jugakalo pulang kesorean.
tapi entah ada angin apa, Gita buka-buka galeri fotoku, dan dia lihat ada foto "Katsu Donburi" yaitu makanan jepang enak kesukaanku sama Gita kalo ke Nagoya.
"Yuk ayo kita ke Nagoya beli ini!!"
"Haiyow Git.."
"Aku serius.."
"Hah? Sumpah kamu serius?"
"Enggak, hehe"
kagol maksimal. tolong diingat. tapi tiba-tiba Gita malah terus membicarakan rumah makan yang deket sama sekolahan, dan aku tahu dia pasti laper banget!
"Mekdi aja yuk!"
"Mekdi mana?"
"Ya Mekdi yang paling deket!"
"Mekdi Sudirman?"
"Yokyok!!"
Akhirnya setelah perdebatan panjang, jadilah aku dan Gita bener-bener ke Mekdi. gila nggak? padahal udah sore banget itu, mana aku sama Gita nggak ada yang bawa kendaraan pribadi lagi.... nekat? iya!

jadiii, kita ke Mekdi Sudirman naik bus. pertama D6 sampe mirota kampus, lalu dilanjut naik jalur 2 sampe ke Perempatan Gramedia pusat, dan lanjut jalan kaki sampe mekdi sudirman. Perjuangan banget nggak sih? tapi dijalan, aku sama Gita nggak berhenti ngobrol, dan itu bikin aku nggak merasa lelah sama sekali.
setelah kita sampai di mekdi sudirman, aku dan Gita yang sudah kelapan langsung memesan dan milih duduk diatas dibagian smoking area. emm, janga berpikir aku dan Gita bakalan ngerokok yaa, hanya saja, kalo makan diatas kita bisa sambil ngelihat matahari dan lebih berasa "Sky Dinning" gitu deh.
aku diem, Gita diem, karena kita lagi makan *ngok* terus aku bilang sama Gita.
"Git, kalo disini sama cowok sambil lihat matahari terbenam enak kali ya? apalagi, saat lihat sunset itu, si cowok nembak kita...."
*Gita batuk*
"Kenapa git?"
"Kita terlalu sehati, yuk. aku juga baru saja berpikir hal yang sama kayak kamu."
aku akhirnya cuma ketawa kecil. dan aku sama Gita akhirnya pulang setelah kita makan, cuci tangan dan ciprat-cipratan air. (apa aku bilang, kalo Gita itu cowok, pasti bakalan romantis!)
Gita pulang naik TJ, aku pulang naik bus kota.

Disini aku baru ngerasain main yang bener-bener main! aku suka banget kalo main pake bus, soalnya itu menunjukkan perjuangan kita sampe tempat yang kita inginkan. berbekal satu kunci dari Tika yaitu "Talk less, do more" aku juga nggak mengeluh tentang semua ini.
Dan disini, aku juga menyadari kalo aku nggak sendirian. aku punya kok banyak temen yang selalu ada disampingku kalau aku lagi susah, sedih ataupun senang. dan salah satunya adalah Gita. dia adalah temanku yang paling enak buat diajak menggalau bareng dan juga curhat  tentang cowok yang kita suka sampe kejeret. Gita dan aku sama-sama doyan curhat sih, jadilah begini :D
Well, makasih ya Git, buat hari ini. aku seneng banget punya temen deket kayak kamu. semoga kita bisa sering-sering kayak gini yaaaa :)
*hug Gita*

Kamis, 24 Mei 2012

D-K-A

kemana aja aku selama ini? kemana? kemanaaa...kemanaaa...kemanaaa.... *malah dangdutan*
haha, maaf ya. aku beberapa hari ini menghilang karena modemku juga lagi sekarat. berhubung aku dan bimar nggak ada subsidi sendiri buat mengisi modem yaaaa *ehem* jadilah kami menunggu jatah dari orangtua and, here we go!

kali ini aku mau sedikit 'frontal' aja sih.
aku lagi kangen maksimal nih sama orang. aku kenal sama anak ini semenjak SMP. nggak deket sih emang, tapi kenal lah. secara banget mamanya dia sama mamaku sama-sama dosen. bedanya, dia lebih muda setahun sama aku (kalo dilihat dari tingkatan kelas) tapi kalo dari umur, tua dia sekitar dua mingguan.
Namanya DKA (inisial) tapi aku sering ejek dia dengan sebutan 'ndut' ya karena aku suka aja sama panggilan itu. dia itu sekarang sekolah di salah satu SMA swasta dijogja. dia pemain basket, dari SMP sih emang kelihatan dia maniak basket pake banget. ya jadilah dia sekarang maskot disekolahnya. nomor punggungnya 4. pas banget sama namanya. huruf pertama adalah huruf nomor 4 dari urutan alfabet. keren yah? :D

anak ini tuh sebenarnya baik banget. dia lucu, suka bercanda, mau bermain dengan siapa saja, supel lagi. walaupun, saat dia lagi emosi, jiwanya yang labil membuat dia sering bersikap nggak bener. aku maklumin aja sih, mungkin dia dari keluarganya memang jarang dapet perhatian. Papanya sibuk kerja dan Mamanya sibuk mengurus dua adiknya yang juga sama-sama laki-laki, makanya dia bebas.
mamanya percaya banget sama aku, sampe-sampe mamanya nyekolahin dia di SMP yang sama kayak aku biar aku bisa memantau dia katanya. ya, mamanya juga sempat kecewa ketika NEM-nya dka nggak mencukupi buat masuk SMA tempatku sekolah sekarang. terpaksa dia harus masuk sekolah swasta. mamanya awalnya 'ngambek' sama dia karena nggak bisa diterima disekolahanku, mamanya ngotot banget dia harus satu sekolah sama aku. aneh ya? nggak tau juga deh.

aku sama dia hubungannya juga nggak bagus-bagus banget. kita itu putus-nyambung. pernah contac, lost, contac, lost, begitu teruuuus. dulu pertama kali aku smsan sama dia, terus nomernya ganti dan dia nggak ngabarin aku. yang kedua, kita sempet chattingan pake media mxit, kali ini aku yang bikin perkara karena aku off mxit buat fokus UN. eh, setelah balik mxitnya dia udah nggak atif. yang ketiga, setelah sekian lama (setahunan lah kira-kira) aku sama dia lost contac, nggak tau dari mana kita bisa saling invite BBM masing-masing. dan sekarang, BBM-nya dia error dan contac hilang lang lang semua. dan dianggak nginvite aku balik. tuh kan lost contac lagi? aneh ya? sepak terjang banget -____-

well, intinya aku cuma kangen diaaaa. aku kangen ngingetin dia nyuci baju, kangen ngingetin dia sholat, makan, mandi, ngajarin dia belajar, jalan-jalan sama dia, rebutan bola basket. sampe kangen dijailin sama dia. ah pokoknya aku miss banget. kamu itu udh tak anggep adikku selain bimar :) jadi aku harap kamu bisa jaga diri ya disana....
if you need me, I'll be there for you #eaaa


Selasa, 01 Mei 2012

sekedar curahan hati

selamat malam pertama dibulan Mei :D
bulan baru dan postingan baru, hihi.
bagaimana awal bulan kalian? seneng? sedih? capek? biasa aja? haha. terserah kalian juga deh.
aku cuma mau cerita nih. aku kok kayaknya jadi gampang sakit ya? memang sih minggu ini jadwal acara sekolah, main sama temen, dan lain lain memang sangat melelahkan. ya beginilah efeknya, melerku jadi kumat, batuk, suara ngilang tiba-tiba, pusing, panas, wah paket lengkap deh -_-
bukan hanya acara yang padat, bahkan sederet daftar 'to do list'-ku yang semuanya isinya ngerjain tugas, menghambat aku buat melakukan refreshing dirumah seperti baca novel, ngenet, nulis cerpen, ataupun nonton film jadi terhambat. semuanya serba nggak enak deh! hari demi hari isinya ulangan, tugas, ulangan, tugas. ya ya ya, aku tau itu resiko seorang pelajar. tapi ya nggak lebay juga *emot rawr*
well, ya ini memang sekedar curahan hati aja sih. nggak ada maksud lain. ya, daripada aku sambat ke orang lain (yang tentunya bikin orang nggak nyaman kalo dijadiin 'tempat sambat' tiap hari) atau blunek mikirin ini sendirian, lebih baik aku nyablak di blog kan ya? karena memang itu fungsi blog :)

Senin, 09 April 2012

Atika Damayanti's

Happy Sweet Seventeen, tikatiks :D
aku ikutan seneng deh, soalnya kerja keras kita (aku, gita, tannya, asep, sama nisa) nggak sia-sia. kado dari kita adalah scrap book yang dikerjain selama 3 hari :
1. 1 April 2012
2. 6 April 2012
3. 8 April 2012
dan alhamdulilahnya, seteleh melewati berbagai rintangan, keringat, dan air mata *wuss* akhirnya, proyek kita sukses banget!! dan ini hasilnya~












nggak cuma ini lhooo! kita secara mengejutkan bikin surprise dengan mendatangkan langsung artis papan tulis yaitu BONDAN!! *ceritanya pake backsound applause haha* dan ini dia hasilnyaaaa..

 tika yang sudah pasrah dikerjain :p wkwk


 nah, itu tika bondan potong kue.

dan itu saat lagi buka kado dari kita. cie mesranyaa :p


yap, sekian dulu yaa. sekali lagi, happy birthday tika!
keep be our best friend :*
 

LOVEPUCCINO ♥ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea

Happy Cat Kaoani