kenapa aku pake judul itu? entah. emang merasa postinganku kali ini nggak penting..
just wanna share unimportant something whose distrubing my mind.a few days ago, I got a lot to share. tapi, entahlah baru tergugah sekarang.
Bu Marthin, guru PKn-ku kemarin Jum'at cerita tentang hakikat manusia pada dasarnya. kali itu, aku merasa nggak seperti pelajaran. Bu Marthin lebih banyak cerita daripada menjurus ke materi. dan, saat itu beliau cerita tentang perjalanan cintanya sama suaminya. aku yang waktu itu duduk didepan sendiri, nggak mungkin nggak mendengarkan cerita beliau dengan baik. jujur, aku terharu denger cerita beliau. walaupun saat beliau cerita aku dan teman-teman sekelasku tertawa semua. aku membayangkan aja, Bu Marthin yang setegas itu saja bisa dengan setianya menjalani hubungan yang menurutku itu berat banget. moto dari beliau yang aku dapat adalah "Jika saya mencintai lawan jenis, saya hanya ingin satu untuk selamanya.." how wise.. itu kisah Bu Marthin. bagaimana kisahku besok ya? :)
tidak berhenti disitu, akhir-akhir ini aku jadi sering dengerin lagu OST A Walk To Remember yaitu Only Hope. udah cukup lama aku dikasih tau lagu ini, yang aku tahu dulu ini lagu galau, just it. tapi baru beberapa minggu ini aku mendalami makna lagu ini (itu aja karena Gita sering muter lagu itu didepanku, aku jadi penasaran sedalam apa makna lagu itu). dan ternyata temenku bener... aku salah mengabaikan katanya yang masih aku inget "Lagu ini cocok banget buat kamu sama Mister *nama disamarkan*, coba dulu dengerin yang bener-bener.." dan aku hanya lalu menjawab "Ya besok deh.."
ternyata apa? lagu ini menohok banget! aku suka banget sama lirik reffrainnya..
So I lay my head back down, and I lift my hands and pray to be only yours..
I Pray to be only yours.. I know now you're my only hope..uhuk dasar aku anak kecil nggak pernah mau dengerin kata-kata temenku yang lebih dewasa. sampe sekarang aku nggak berani bilang ke dia kalo aku suka sama lagu ini lebih dari yang dia bayangkan....
Dia...... aku nggak tahu kenapa aku masih stuck sama dia. oke, nggak usah munafik.... cewek mana yang nggak capek sama hubungan kayak gini? kita udah pake semua perasaan kita buat mencintai dia tanpa melirik yang lain. tapi apa yang dia kasih ke kita? NOPE. bahkan secuil perhatianpun nggak ada yang tercurahkan buat membalas perasaan itu. capek mas.... capek. oke aku tahu kamu juga merasakan hal yang sama, cintamu nggak terbalaskan. tapi amati perbedaannya, kamu udah tahu bahwa wanita pujaanmu itu jelas-jelas menolakmu. kamu saja yang menyiksa dirimu dengan masih berharap padanya.
sekarang mari kita tinjau dari sisi pandangku. aku tidak pernah tahu apakah jawaban buat aku, iya atau tidak. bahkan, kamu mungkin tidak menangkap sinyal postif dari aku. asalkan kamu tahu ya mas, aku belum pernah seagresif ini sebelumnya sama seorang cowok. aku nggak minta apa-apa dari kamu mas, aku cuma pengen dapet jawaban, meski aku tidak pernah bertanya langsung tapi aku rasa pertanyaan tersiratku sudah lebih dari cukup untuk dijawab (jika kamu peka). Jika suatu saat, aku menemukan yang seseorang itu, bukan berarti aku melupakanmu. aku hanya menemukan seseorang yang bisa menyembuhkan luka hatiku dari luka yang kamu goreskan, mas :) makasih ya mas, aku harap suatu saat hubungan kita menjadi lebih baik. tak perlu muluk-muluk, jadi teman saja juga cukup kok buat aku..
Apa aku bilang? tulisan ini memang tidak informatif :)
maka dari itu aku tidak menyarankan kalian membacanya, tapi terimakasih buat yang sudah menyempatkan diri untuk mampir mambaca. semoga bisa menjadi pelajaran buat kalian....
0 komentar:
Posting Komentar