kelas 12, tingkatan pusaka dan keramat terakhir untuk semua umat pelajar di Indonesia dalam mengenakan seragam. siapa yang nggak seneng naik kelas 12? semua orang senang karana mereka sudah bisa menempuh tingkat teratas dalam kehidupan berseragam. semuanya senang, akupun begitu. tapi hanya sedikit, sangat sedikit. aku nggak merasakan euforia hari-hari terakhir bersama teman-teman sebelum kelulusan. bukan tidak, semoga saja belum.
oiya, sekedar intermeso. aku menulis ini sambil makan lho. tuh makananku masih utuh disebelah, tadi diambilin sama papaku. papa perhatian bgt ya sama aku? tapi sayangnya aku lg nggk mood makan. kenapa? karena aku habis melewatkan hari yg berat, jadi begini.....
awal kelas 12 nih buat aku :) harusnya menjadi hari yang menyenangkan karena ini hari dimana aku akan menghabiskan perjuanganku buat belajar di SMA. tapi entah kenapa atmosfer badmood udah menyelimuti aku dihari pertama masuk sekolah ini. aku lelah, aku jenuh, dan yang jelas *frontal aja nih ya* aku blm merasa nyaman sama kelasku sekarang. aku merasa bener-bener nggak punya temen (baca: temen yang tulus, bukan temen yang munafik. main satu sama lain hanya untuk 'mencari aman' aja). aku buan tipe orang yang bisa memakai topeng. aku nggak bisa berakting seolah-olah itu bukan aku. seolah-olah semuanya aku tutupi. something like, misalnya kita sok deket sama temen padahal kita tau kita nggak nyaman sama temen itu tapi daripada kita nggak punya temen, makanya kita temenan aja deh sama orang itu. NO! aku bukan orang yang bisa kayak gitu. aku merasa nyaman banget ketika aku bisa berteman sama orang yang bisa tulus banget berteman sama aku dan mau menerima kekuranganku juga kelebihanku (makasih bgt buat: gita, tika, tannya, septarin, dan nisa. makasih buat semuanya... makasih udah bikin aku merasakan indahnya masa putih abu-abu :") ouuuuch, please don't drop, my tears...)
aku sayang banget sama mereka berlima.... sayang banget. merekalah tempatku berkeluh kesah, mereka yang selalu mendengarkan ceritaku dengan segala bumbu humor dan juga mereka tempatku belajar banyak hal mulai dari belajar hemat, menghargai satu sama lain, saling berkorban, rasa percaya, dan masih banyak lagi...
tapi kenapa....... kenapa yaAllah? kenapa harus aku seorang diri yang tercecer dikelasku sekarang? aku bingung. aku buta. bersama mereka, aku lupa caranya menjadi munafik. aku lupa caranya memakai topeng. aku lupa caranya bersikap menjadi seorang 'budak'. karena selama ini, mereka membiarkanku bebas berekspresi, mereka membuka diriku yang sebenarnya, mereka membuatku benar-benar nyaman.
hai kalian berlima, mungkin kalo alian membaca ini agak sedikit lebay ya? hehe. tapi jangan salah, aku sambil nangis loh ngetiknya :' mungkin kalian nggak menyadari betapa hebatnya pengaruh kalian ke aku. tapi beneran, ini yang aku rasain. sebagian dari diriku sekarang adalah pengaruh dari kalian.
sama gita, aku belajar buat mensyukuri hidup. sama tika aku belajar buat tidak banyak mengeluh. sama tannya aku belajar buat menghargai uang. sama septarin aku belajar buat lebih berbakti sama orangtua. dan sama nisa aku belajar untuk lebih giat beribadah.
jadi............. walaupun nggak ada yang sekelas sama aku, jangan ditinggalin yah akunya. ajak-ajakin ngobrol pas istirahat, jajan bareng, kalo istirahat kedua mau pada sholat aku diajak ya hehe.
aku boleh nggak nyaman sama kelasku. tapi aku yakin, ini adalah naskah hidup terindah yang udah dikasih Allah ke aku. dan demi orangtuaku, aku nggak akan mengecewakan mereka! mereka nggak perlu tau bagaimana kondisiku yg begitu tertekan dikelas baruku ini. yang perlu mereka tau adalah, mereka mempunyai putri yang kuat dan berprestasi :)
dan bersama kalian, teman-teman aku janji aku nggak akan merasa kesepian. aku sayang kalian.. *hug*

Aku juga sayang kamu yuk, sayang bangeeeet *big hug*
BalasHapusme toooo *hug* :3
BalasHapus*peluk kalian berdua*
BalasHapus