Dulu, nggak pernah sekalipun terlintas dipikiranku kalau 'SMA N 11 Yogyakarta' akan terpampang mentereng di formulir pendaftaran SMA yang (kurang lebih) tiga tahun lalu sedang aku pegang dengan tangan gemetar. Ya, sekali lagi tidak pernah. Tapi dengan besar hati aku mantapkan pilihan dan akhirnya...... seperti yang kalian lihat, masih ceria dan bernafas sebagai siswi tingkat akhir SMA N 11 Yogyakarta, sekolah kebanggaan ♥
Kalau aku diminta cerita tentang pengalaman selama tiga tahun di SMA, mungkin butuh jutaan posting untuk bisa tuntas bercerita. Hey, ini serius. Terlalu banyak pengalaman berharga yang aku dapat selama masa SMA ini, masa yang orang-orang bilang sebagai masa paling indah.
Apa sih indahnya masa SMA? Indah banget! Yah, over all aku menikmati masa SMA-ku dengan baik. Aku mempunyai banyak teman, ikut aktif dalam beberapa ekskul, belajar berorganisasi, dan tidak lupa belajar untuk bersaing dalam bidang akademik.
Selama SMA, kamu juga bisa mengembangkan minat dan bakat kamu sebaik mungkin. Seperti aku misalnya.. Aku anaknya ekspresif sekali dalam segala hal, tapi aku nggak mungkin menyalurkan ke ekspresifanku anytime and anywhere. Karena itu, aku memilih ikut ekskul teater saat itu dan alhamdulilah aku mendapatkan kesempatan buat memainkan peran disalah satu pentas tunggal tahunan. Sebuah kebanggan tersendiri yang akan menjadi kenangan manis buat aku ceritakan ke anak-cucuku kelak.
SMA tanpa kisah percintaan? Bagai taman tak berbunga. Aku nggak bakalan munafik tentang masalah ini, tentu saja sebagai remaja normal yang memasuki masa puber, tertarik dengan lawan jenis adalah hal biasa. Pengalaman menjadi secret admirer yang tidak jelas statusnya dan tidak diakui keberadaannya akan menjadi kenangan terindahku juga pastinya. Admiring siapa nih? Rahasia dong. Yang jelas sejelek apapun sifat dia yang terungkap aku ga akan menyesal karena dia sudah menjadi pilihanku ♥ (curhat dikit, haha.)
Satu lagi yang gak akan terlupakan adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yang telah bersedia meneteskan peluhnya demi membimbing muridnya yang terkadang melalaikannya. Betul sekali, Bapak dan Ibu Guru saya tercinta. Ingatlah Bapak Ibu Guru, saya berjanji suatu saat ilmu yang telah kalian curahkan dengan susah payah akan saya gunakan sebaik-baiknya. Semuanya, tanpa terkecuali.
Nah, mulai dari hal-hal kecil yang aku dapatkan, aku bisa merasa sikap dan pikiranku berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya. Aku juga berharap, kelak dengan bangga akan membawa nama baik sekolah kebanggaanku ini di mata dunia.
a simple little things as a wonderful big memories.
a little note to remember.
0 komentar:
Posting Komentar